JombangBanget.id - Sebanyak 285 siswa kelas IX MTs Plus Darul 'Ulum Rejoso mengikuti prosesi Pengukuhan Tahfidzul Qur’an tahun ajaran 2025/2026, di Aula Kantor Pusat Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Minggu (27/4).
Pengukuhan tahfiz ini menjadi tradisi tahunan sebagai upaya penguatan pendidikan karakter berbasis Alquran di lingkungan pesantren.
Selain menjadikan hafalan sebagai capaian akademik, program tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter dan spiritualitas siswa sejak usia remaja.
Baca Juga: SPMB SMP 2026 di Jombang: Ini Rincian Empat Jalur dan Kuota Lengkapnya
Ratusan siswa yang dikukuhkan berasal dari kelas putra dan putri dengan capaian hafalan yang beragam.
Meski madrasah menetapkan juz 30 sebagai syarat minimum kelulusan, capaian hafalan para siswa menunjukkan perkembangan signifikan.
Beberapa siswa mampu melampaui target tersebut hingga belasan juz.
Capaian tertinggi tahun ini diraih oleh M Uwais Al-Qorni dengan hafalan 20 juz. Disusul Delima Faidatul Ilmi dengan hafalan 12 juz.
’’Program tahfiz merupakan bagian integral dari sistem pendidikan madrasah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter,’’ kata Kepala MTs Plus Darul 'Ulum Rejoso, Ustad Sholihan.
Menurutnya, pendidikan harus mampu menjaga keseimbangan antara penguatan intelektual, fisik, dan akhlak.
’’Program tahfiz ini kami hadirkan bukan sekadar untuk menambah hafalan siswa, tetapi agar nilai-nilai Alquran menjadi bagian dari pola pikir dan perilaku mereka. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Alquran harus menjadi pegangan utama generasi muda,’’ ungkapnya.
Keberhasilan program tahfiz tidak terlepas dari sinergi antara madrasah, asrama, dan Ma'had Aly Darul 'Ulum.
Dalam sistem tersebut, para mahasantri Ma’had Aly dilibatkan sebagai mentor pendamping hafalan.
Baca Juga: Student Journalism: SNBP Jalur Khidmah
Sementara lingkungan asrama menjadi ruang intensif untuk murajaah dan penguatan bacaan.
Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hafalan sekaligus membangun kedisiplinan siswa dalam berinteraksi dengan Alquran. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz