Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

SPMB SMA/SMK Jalur Prestasi di Jombang Makin Ketat, TKA Punya Bobot 40 Persen

Wenny Rosalina • Kamis, 30 April 2026 | 07:41 WIB

 

FOKUS: Siswa SMAN Mojoagung, Jombang saat mengikuti tryout TKA (30/10). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
FOKUS: Siswa SMAN Mojoagung, Jombang saat mengikuti tryout TKA (30/10). (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Tes Kemampuan Akademik (TKA) memberikan kontribusi signifikan dalam seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi akademik tingkat SMA dan SMK di Jombang.

Bobot nilai TKA mencapai 40 persen dalam penilaian akhir.

Penilaian jalur prestasi akademik merupakan gabungan antara nilai rapor dan hasil TKA.

’’Komposisinya 60 persen dari rata-rata nilai rapor dan 40 persen dari nilai TKA yang tercantum dalam daftar kolektif hasil TKA (DHTKA) dari Kemendikdasmen,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto.

Baca Juga: Rekomendasi Konkret untuk Perbaikan Penyelenggaraan Hukum Administrasi Negara yang Baik di Kabupaten Sidoarjo

Dasar TKA dan nilai rapor untuk lulusan SMP/MTs tahun 2026. Sedangkan lulusan sebelum 2026 menggunakan indeks satuan pendidikan pada SPMB 2025.

Jadwal pendaftaran, jalur prestasi akademik SMA dibuka pada tahap 3, yakni 24 hingga 25 Juni 2026.

Sementara untuk SMK, pendaftaran dibuka pada tahap 4, yaitu 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Nilai rapor yang digunakan merupakan rata-rata dari semester 1 hingga semester 5.

Sedangkan mata pelajaran yang menjadi dasar penilaian meliputi Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Juga Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, serta Bahasa Inggris. Untuk satuan pendidikan keagamaan, nilai pendidikan agama diambil dari rata-rata sub mata pelajaran.

Kuota jalur prestasi akademik di SMA ditetapkan sebesar 25 persen.

Rinciannya, 24 persen diperuntukkan bagi lulusan tahun 2026. Serta 1 persen untuk lulusan sebelum 2026. Sedangkan pada jenjang SMK, kuota jalur prestasi akademik lebih besar, yakni 65 persen.

Rinciannya, dari 64 persen lulusan 2026 dan 1 persen lulusan sebelumnya.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Akhlak Pelajar

Jika jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, maka seleksi dilakukan berdasarkan urutan prioritas.

’’Prioritas pertama adalah nilai kemampuan akademik, kemudian jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah,’’ jelasnya.

Jika kuota jalur prestasi untuk lulusan 2026 tidak terpenuhi, maka sisa kuota akan dialihkan kepada lulusan sebelum tahun tersebut. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#smk/sma #tka #spmb #Jombang #jalur prestasi