JombangBanget.id - Ratusan siswa SMP di Kabupaten Jombang gagal mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) utama 2026.
Total ada 224 siswa yang absen dengan berbagai alasan.
Mereka kini disiapkan mengikuti ujian susulan yang dijadwalkan pada 11–17 Mei mendatang.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono, menyatakan seluruh siswa yang tidak ikut ujian utama sudah otomatis masuk daftar nominasi tetap (DNT) untuk susulan.
Baca Juga: Gerobak Pentol Antar Warga Jombang Ini ke Tanah Suci, Setelah Dua Dekade Menabung
Namun, kepastian keikutsertaan masih menunggu proses evaluasi.
”Sudah otomatis terdaftar. Namun saat ini masih menunggu evaluasi dari usulan yang masuk, karena kita belum tahu apakah mereka nanti ada yg bisa ikut susulan,” ujarnya, Jumat (24/4).
Data yang dihimpun menunjukkan beragam kendala di lapangan. Mulai dari faktor kesehatan seperti sakit, hingga alasan khusus seperti menjadi saksi kepolisian.
Ada pula siswa yang terkendala teknis, seperti tidak bisa login karena token tidak muncul, gangguan jaringan, hingga server komputer bermasalah.
Selain itu, ditemukan kasus jawaban tidak lengkap, waktu ujian habis hingga logout otomatis, serta peserta yang mengundurkan diri, bepergian ke luar kota, hingga mengikuti kegiatan organisasi.
Bahkan, sebagian tercatat tanpa keterangan jelas.
Sesuai prosedur, pengajuan peserta susulan harus melalui tahapan berjenjang.
Dimulai dari pelaporan kendala ke sekolah, penyiapan dokumen pendukung, verifikasi pihak sekolah, hingga pengajuan resmi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang untuk mendapat persetujuan.
”Harapan kami, mereka bisa ikut susulan semua,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz