MINGGU (19/4) di Pondok Pesantren AlMahfudz Seblak, Ustadah Siska menjelaskan pentingnya berbakti kepada orang tua.
’’Berbakti kepada orang tua itu wajib hukumnya,’’ tuturnya.
Sebagaimana diperintahkan dalam Surat Al-Isra’ 23.
Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.
Baca Juga: TKA di Jombang Nyaris Mulus, Tiba-tiba Satu SD Harus Susulan Gara-gara Ini
Juga di Surat Luqman 14. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku kembalimu.
Rasulullah juga bersabda: Rida Allah tergantung pada rida orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.
Kita harus berbuat baik kepada orang tua. Menghormati kedua orang tua. Serta menaati orang tua selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Juga selalu mendoakan mereka saat hidup maupun setelah wafat.
Sebagaimana dicontohkan di Surat Al-Isra’ 24. Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah mendidikku di waktu kecil.
KH Hasyim Asy'ari berpesan dalam kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim; Seorang anak dan penuntut ilmu harus memuliakan kedua orang tuanya dengan penuh hormat.
Tidak meninggikan suara di hadapan mereka. Serta selalu berusaha mendapatkan rida mereka. Keberkahan ilmu dan kehidupan sangat bergantung pada adab kepada orang tua dan guru.
Siapa yang menjaga adab kepada orang tuanya, maka Allah Ta’ala akan membukakan pintu keberkahan dalam hidupnya.
Berbakti kepada orang tua bukan hanya kewajiban, tetapi juga jalan menuju surga. Dengan berbakti, seseorang akan mendapatkan rida Allah Ta’ala serta kehidupan yang penuh keberkahan.
Oleh Faatina Areta Aqila, Kelas 8-D SMP AWH Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz