Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

MAN 1 Jombang Lepas 467 Siswa, 76 Lolos PTN lewat SNBP

Wenny Rosalina • Jumat, 17 April 2026 | 06:51 WIB

 

4.	KOMPAK: Kepala Kemenag Jatim, Dr Achmad Sruji Bakhtiar, Kepala Kemenag Jombang, Dr Muhajir, Kepala MAN 1 Jombang, Dr Hj Saadatul Athiyah, bersama tamu undangan, dan seluruh siswa serta wali siswa. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
4. KOMPAK: Kepala Kemenag Jatim, Dr Achmad Sruji Bakhtiar, Kepala Kemenag Jombang, Dr Muhajir, Kepala MAN 1 Jombang, Dr Hj Saadatul Athiyah, bersama tamu undangan, dan seluruh siswa serta wali siswa. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – MAN 1 Jombang menggelar tasyakuran bagi siswa kelas XII sebagai penanda berakhirnya masa belajar di bangku madrasah, Rabu (15/4).

Sekaligus bentuk apresiasi atas capaian para siswa. 

’’Tasyakuran ini tidak hanya menjadi momen syukur, tetapi juga ajang refleksi bagi para siswa sebelum melangkah ke jenjang berikutnya,’’ kata Kepala MAN 1 Jombang, Dr Hj Saadatul Athiyah.

Ia mengingatkan agar para siswa bersiap memasuki dunia perkuliahan sebagai mahasiswa.

Baca Juga: Dekopinda Jombang Punya Nahkoda Baru, Begini Misi Besar yang Didorong Bupati Warsubi

’’Saya harap kesantunan kepada orang tua tetap dijaga, tetap hormat dan santun,’’ pesannya.

Serta meningkatkan ibadah sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi

Jumlah siswa kelas XII tahun ini mencapai 467 orang.

Rincianya, 160 siswa putra dan 307 putri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 76 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Serta Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN).

 Ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN), maupun jalur mandiri dan beasiswa.

Neng Atik, sapaan Dr Hj Saadatul Athiyah, mengingatkan kesuksesan tidak bisa diraih secara instan.

Diperlukan usaha maksimal yang diiringi dengan kedekatan kepada Allah Ta’ala.

Ia mendorong siswa untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, serta menjalankan salat dengan lebih khusyuk.

Baca Juga: Gus Sentot Siap Kawal Aspirasi Guru MI Diwek Jombang, dari Sertifikasi hingga Rehab Madrasah

’’Jika ingin sukses tentu tidak gratis. Masih ada waktu untuk mendekat kepada Allah, tingkatkan taqarrub, minta apa pun kepada Allah Ta’ala,’’ tuturnya.

Dia mengutip Surat Al-Mujadalah ayat 11 sebagai kunci kesuksesan, yakni beriman dan berilmu. Kedua hal tersebut harus dijalankan secara seimbang dengan kesungguhan belajar.

’’Ilmu tidak akan didapatkan tanpa kesungguhan. Pegang teguh iman di mana pun berada, dan belajar semaksimal mungkin,’’ tegasnya.

Dia berharap dukungan orang tua terus mengalir kepada para siswa.

’’Kami berharap orang tua meridai langkah anak-anaknya, agar perjalanan mereka ke depan diberikan kelancaran dan sesuai dengan cita-citanya,’’ ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Dr Achmad Sruji Bakhtiar. Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir.

Kasubag TU Kantor Kemenag Jombang, Dr Arif Hidayatulloh. Kasi Penma Nur Khojin. Jajaran komite, dewan guru, dan seluruh siswa didampingi wali siswa kelas XII.

Dalam orasi ilmiahnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Dr Achmad Sruji Bakhtiar, menyampaikan pesan mendalam kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun.

Ia menegaskan, kelulusan bukanlah hal yang sederhana, melainkan hasil dari perjuangan panjang yang melibatkan kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta bimbingan para guru.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Optimistis dan Sabar

Momentum kelulusan ini, menurutnya, harus disyukuri bersama sebagai bentuk keberhasilan kolektif.

Sruji Bakhtiar menekankan pentingnya memahami makna syukur secara utuh.

Setiap capaian, termasuk kelulusan dan prestasi, sejatinya merupakan karunia dari Allah Ta’ala. Karena itu, siswa diingatkan agar tidak sombong atas keberhasilan yang diraih.

Melainkan tetap rendah hati dan menyadari bahwa kemampuan yang dimiliki juga merupakan pemberian Allah Ta’ala.

Ia mengingatkan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

’’Sebaik-baik orang adalah yang memberikan manfaat,’’ ucapnya.

Siswa diimbau untuk menjaga sikap, terutama menghormati guru yang telah berjasa dalam proses pembelajaran.

’’Keberkahan ilmu sangat ditentukan oleh adab dan penghormatan kepada guru,’’ ungkapnya.

Ia mendorong para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan hingga S2 dan S3.

Ia juga mengingatkan orang tua agar memprioritaskan pendidikan anak dibandingkan pengeluaran yang kurang penting. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#ptn #siswa #SNBP #Jombang #MAN 1 Jombang