JombangBanget.id – Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) bakal diumumkan Selasa (7/4) hari ini .
Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Jombang, Nur Khojin, menyampaikan harapannya agar lebih banyak siswa madrasah diterima di perguruan tinggi sesuai jurusan yang dipilih.
”Kami berharap ada peningkatan jumlah murid madrasah yang lolos seleksi sesuai jurusan yang dipilih oleh anak-anak,” ujarnya.
Baca Juga: Sudah Beres, tapi Tak Kunjung Disahkan! Raperda Pariwisata Jombang Tertahan
Ia menjelaskan, pilihan program studi dalam SPAN PTKIN menyesuaikan minat siswa dan ketersediaan kuota yang ditetapkan panitia pusat.
SPAN PTKIN tidak hanya membuka peluang untuk jurusan keagamaan, tapi juga prodi umum, seperti hukum, psikologi, komunikasi dan lain-lain.
”Jurusan sesuai yang dipilih oleh anak-anak, mengikuti ketersediaan kuota dari SPAN PTKIN,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan ke sekolah-sekolah terkait jumlah siswa SMA yang mendaftar melalui jalur tersebut.
Baca Juga: Konvoi Pesilat di Jombang Ricuh, Serang Warga dan Pengguna Jalan
”Kami sudah membuat pendataan ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.
Ia mengakui, jumlah pendaftar dari SMA diperkirakan tidak sebanyak jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), mengingat minat siswa terhadap SPAN PTKIN masih terbatas.
Di sisi lain, Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA Kabupaten Jombang, Nur Hasan Effendi, membenarkan ada siswa SMA yang mendaftar melalui jalur SPAN PTKIN, meskipun jumlahnya relatif sedikit.
”Ada, tapi memang kurang diminati oleh anak-anak SMA dan SMK,” katanya.
Menurutnya, perbedaan utama antara SPAN PTKIN dan SNBP terletak pada pilihan program studi yang tersedia.
”Kalau di SNBP hanya program studi umum, tapi di SPAN PTKIN ada program studi umum dan keagamaan,” jelasnya.
Di SMAN Jogoroto tempatnya mengajar, jumlah pendaftar SPAN PTKIN hanya sekitar 20 siswa. Selain itu, jalur ini juga tidak mensyaratkan status eligible seperti pada SNBP. (wen/ang)
Editor : Ainul Hafidz