Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

SMP di Jombang Inventarisir Kekurangan Pembina Ekskul Keagamaan, Begini Solusi Sementara

Wenny Rosalina • Minggu, 5 April 2026 | 08:35 WIB

 

TELATEN: Choirul Anam, pembina ekstrakurikuler keagamaan saat mengajar di SMPN 2 Ngoro, Jombang. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
TELATEN: Choirul Anam, pembina ekstrakurikuler keagamaan saat mengajar di SMPN 2 Ngoro, Jombang. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

 

JombangBanget.id – Jika SD sudah mulai membuka lowongan baru untuk pembina ekstrakurikuler keagamaan, jenjang SMP di Jombang masih melakukan pemetaan kebutuhan pembina keagamaan.

Menyusul adanya perubahan status tenaga pendidik yang sebagian telah diangkat sebagai PPPK paruh waktu.

’’Untuk SD memang sudah berproses, sementara untuk SMP ini masih kami inventarisir dulu jumlah kekurangannya,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Jombang, Eko Sisprihantono, (3/4).

Baca Juga: Disabilitas Bukan Halangan Memimpin IPNU

Saat ini pihaknya masih menginventarisasi jumlah kekurangan pembina di masing-masing sekolah.

Pengangkatan sejumlah pembina menjadi PPPK paruh waktu memang berdampak pada berkurangnya tenaga pembina di sekolah.

Juga ada tenaga yang mengundurkan diri sehingga menambah kekosongan.

’’Insya Allah minggu depan baru kita tahu berapa kekurangan dan tindak lanjutnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Profil dan Kiprah Siti Thoifah, Penggerak Tahfidz dan Metode Ummi MIN 1 Jombang

Selama proses pendataan berlangsung, kebijakan sementara diserahkan kepada masing-masing sekolah.

Mereka diminta menyesuaikan kondisi yang ada, sambil tetap memastikan kegiatan ekstrakurikuler berjalan.

Dinas Pendidikan juga akan memberikan bantuan apabila sekolah mengalami kesulitan.

Salah satunya dengan melakukan penataan tenaga, termasuk memanfaatkan tenaga pembina ekstrakurikuler keagamaan yang kekurangan jam.

’’Satu sampai dua bulan ini kita inventarisir dulu. Kewajiban terhadap pembina tetap kita penuhi seperti biasa,’’ jelasnya.

Baca Juga: Gerai Imigrasi Buka di MPP Jombang, Simak Jadwal Layanannya

Bagi sekolah yang sama sekali tidak memiliki pembina, solusi sementara dengan memperbantukan pembimbing yang telah diangkat sebagai PPPK paruh waktu di sekolah tersebut.

Untuk sementara mereka diminta menjadi pembina ekstrakurikuler.

’’Tidak masalah sementara ditugaskan sebagai pembina, selama tidak mengganggu pekerjaan utamanya. Yang penting tugas utama tetap diutamakan,’’ tegasnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#ekskul keagamaan #rekrutmen #SMP #Jombang #mulok