JombangBanget.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi guru SMP pada 9–11 Februari 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Tut Wuri Handayani Gedung PGRI Kabupaten Jombang dan Gedung Kesenian Jombang.
Kepala Disdikbud Jombang Wor Windari menegaskan, peran guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran.
Guru juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter dan kompetensi peserta didik.
Ia mengingatkan kembali tugas guru sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Guru dan Dosen, yakni mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, serta mengevaluasi peserta didik.
”Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Melalui pembelajaran mendalam diharapkan guru mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.
Wor Windari menambahkan, pembelajaran mendalam menekankan enam kompetensi global, yakni berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, karakter, dan kewargaan global.
Pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, serta berpusat pada peserta didik.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pengawas sekolah.
Salah satunya Abdulloh Syifa, Pengawas SMP Disdikbud Jombang.
Ia memaparkan pentingnya perubahan paradigma pembelajaran, dari sekadar transfer pengetahuan menuju pendalaman konsep, pemecahan masalah nyata, serta refleksi berkelanjutan.
Baca Juga: Digitalisasi Pembelajaran di MTsN 14 Jombang Makin Masif, Guru Manfaatkan LCD dan Aplikasi
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi konseptual, praktik penyusunan perangkat ajar berbasis pembelajaran mendalam, serta sesi diskusi dan refleksi.
”Harapannya para guru dapat mengimplementasikan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik abad ke-21,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz