Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Mulok Jadi Ekstrakurikuler, Sekolah di Jombang Boleh Cari Pembimbing

Wenny Rosalina • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:11 WIB

 

Ilustrasi guru mulok.
Ilustrasi guru mulok.

JombangBanget.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk mencari pembimbing muatan lokal (mulok) baru apabila mengalami kekurangan tenaga pembimbing.

Kebijakan tersebut dilakukan seiring penyesuaian pelaksanaan mulok yang kini beralih dari kegiatan intrakurikuler menjadi ekstrakurikuler.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono, mengatakan proses penyesuaian tersebut masih terus berlangsung di seluruh sekolah.

Menurutnya, dinas juga telah melakukan pemetaan kebutuhan pembimbing mulok di masing-masing sekolah.

Namun, data yang saat ini dihimpun baru mencakup kebutuhan hingga Februari.

”Pemetaan sekolah sudah kami lakukan. Untuk jumlah pembimbing yang masuk hitungan ke kami baru sampai bulan Februari,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pembimbing pada bulan Maret kemungkinan dapat berubah, tergantung kondisi di masing-masing sekolah.

Jika terdapat kekosongan pembimbing, sekolah diperbolehkan mencari tenaga baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Kalau nanti banyak yang kosong, sekolah bisa mencari atau memanfaatkan pembimbing sesuai regulasi melalui kepala sekolah,” jelasnya.

Eko menegaskan, kewenangan untuk mencari pembimbing mulok kini sepenuhnya berada di pihak sekolah.

Surat keputusan (SK) penugasan juga diterbitkan kepala sekolah, bukan lagi oleh dinas pendidikan.

Meski demikian, untuk penggajian pembimbing mulok tetap berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

”Sekolah yang mencari pembimbingnya sendiri. SK tugas juga dari kepala sekolah, bukan lagi dari dinas. Tetapi untuk penggajian tetap mengikuti mekanisme di dinas pendidikan,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyebut tidak ada syarat khusus yang ditentukan oleh dinas terkait perekrutan pembimbing baru.

Seluruh ketentuan, termasuk persyaratan dan mekanisme penunjukan, diserahkan kepada kebijakan masing-masing sekolah.

”Untuk mencari pembimbing baru diserahkan sepenuhnya ke sekolah. Tidak ada syarat dari dinas, semuanya kebijakan sekolah,” pungkasnya.

Senin (9/3) pembimbing mulok keagamaan dan diniyah dijadwalkan penandatanganan SPj honor pada bulan Januari dan Februari.

Itu setelah regulasi baru yang mengatur tentang mulok keagamaan dan pendidikan diniyah hampir rampung.

Honor yang sempat tertunda selama dua bulan hingga dikeluhkan para pembimbing, kini proses pencairannya sudah bisa dilakukan.

”Kami inginnya ya cepat selesai, tapi kita harus patuh pada regulasi,” pungkasnya. (wen/ang)

Editor : Ainul Hafidz
#Sekolah #pembimbing mulok #ekstrakurikuler #Pembimbing #Jombang #Dinas P dan K Jombang #Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang #mulok