JombangBanget.id – Sebanyak 216 siswa kelas XI MAN 6 Jombang di Murukan, Mojoagung, mengikuti tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) hasil kolaborasi Kantor Kemenag Jombang, Jawa Pos Radar Jombang, Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) MAN Jombang dan AKSI, Jumat-Sabtu (13–14/2).
Seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan HP masing-masing.
’’Alhamdulillah, pelaksanaan tryout TKA bersama AKSI di MAN 6 Jombang pada 13–14 Februari 2026 berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana sesuai jadwal,’’ kata Kepala MAN 6 Jombang, Misbakhul Arif.
Dari sisi teknis maupun nonteknis tidak ditemukan kendala berarti selama kegiatan berlangsung.
Sistem berbasis Android yang digunakan siswa juga berjalan stabil sehingga mendukung kelancaran pengerjaan soal.
’’Siswa sudah cukup memahami jenis dan karakteristik soal yang diberikan. Hal ini terlihat dari kesiapan, ketenangan, dan kepercayaan diri mereka saat mengerjakan soal,’’ jelasnya.
Para peserta sudah cukup memahami karakteristik soal TKA yang menuntut kemampuan analisis, penalaran, serta ketepatan dalam memahami instruksi.
Madrasah telah membiasakan pola pembelajaran yang selaras dengan model soal TKA.
’’Dalam proses pembelajaran sehari-hari, bapak/Ibu guru secara konsisten melatih siswa mengerjakan soal yang mendorong kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemahaman konsep yang mendalam,’’ terangnya.
Tryout sejak kelas XI bertujuan untuk menyiapkan siswa agar lebih matang saat menghadapi TKA sesungguhnya di kelas XII.
’’Harapannya, tryout ini dapat meningkatkan motivasi belajar, membantu siswa memetakan kemampuan akademiknya, serta mendorong peningkatan kompetensi secara berkelanjutan,’’ ungkapnya.
Baca Juga: 133 Siswa MAN 9 Jombang Ikuti Tryout TKA, Latih Kepekaan Hadapi Soal
Manfaat tryout tidak hanya diperuntukkan bagi siswa yang akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Tetapi juga bagi mereka yang memilih langsung memasuki dunia kerja maupun merintis usaha.
’’Melalui tryout ini, siswa dapat mengenali potensi diri. Meningkatkan kemampuan berpikir sistematis dan problem solving. Serta membangun kesiapan mental dan akademik sebagai bekal menentukan arah studi lanjut maupun karier di masa depan,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz