JombangBanget.id – Persiapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 terus berjalan.
SMA di Jombang harus teliti sebab hari ini (2/2), menjadi batas akhir pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk keperluan SNBP 2026.
Pengisian PDSS ditutup maksimal hingga pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan data per 1 Februari, jumlah SMA negeri dan swasta di Kabupaten Jombang tercatat sebanyak 47 sekolah.
Dari jumlah tersebut, 38 sekolah telah menyelesaikan pengisian PDSS, empat sekolah belum melakukan pengisian, sementara sisanya masih dalam proses.
Empat sekolah yang belum mengisi PDSS adalah SMA Miftahul Ulum, SMA PGRI 1 Ploso, SMA A Wahid Hasyim Perak dan Sekolah Rakyat Menengah atas Terintegrasi 8 Jombang.
Sementara itu, untuk jenjang SMK negeri dan swasta di Jombang yang berjumlah 71 sekolah, sebanyak 44 sekolah telah menyelesaikan pengisian PDSS. Adapun 14 sekolah tercatat belum mengisi PDSS, dan sisanya masih berproses.
Kasi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas, mengatakan untuk jenjang SMA pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sekolah-sekolah terkait pengisian PDSS tersebut.
”Sebelumnya sudah dikomunikasikan. Ada siswa yang memilih untuk bekerja, dan ada juga sekolah yang masih dalam proses pengisian,” ujarnya.
Nur Anas menegaskan batas akhir pengisian PDSS adalah 2 Februari.
Namun demikian, pihaknya berharap seluruh sekolah dapat menyelesaikan pengisian sebelum batas waktu terakhir.
”Terakhir tanggal 2 Februari, tapi saya minta jangan sampai menunggu tanggal 2 baru selesai,” katanya.
Hingga Minggu (1/2), belum ada pengumuman resmi terkait perpanjangan waktu pengisian PDSS.
Karena itu, sekolah diimbau segera menyelesaikan proses pengisian agar tidak merugikan siswa yang akan mengikuti jalur SNBP. (wen/ang)
Editor : Ainul Hafidz