SENIN (22/12), Pondok Pesantren Al-Madinah Denanyar mengadakan ziarah untuk para santri kelas akhir tsanawiyah dan aliyah.
Di setiap makam yang diziarahi, Pengasuh PP Al-Madinah Denanyar, KH Muhammad Najib Muhammad Al-Imam selalu berpesan; ’’Jangan lupa berdoa agar diberi kemudahan melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya.’’
Setiap doa pasti dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Namun bentuk dan waktunya terserah Allah.
Sebagaimana disebutkan di QS Ghafir 60. Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu.
Setelah tahlilan bersama, Abah memberi waktu kepada para santri untuk berdoa secara pribadi. Doa merupakan senjata orang beriman.
Para santri kemudian menginap di pondok Ning Faiqoh, putri Abah yang ketiga, di Tegalrejo. Sebelum menuju ke pondok, Abah kembali berpesan, ’’Adabe dijaga.’’
Adab lebih utama daripada ilmu. Sebagaimana dawuh ulama: Sedikit adab lebih baik daripada banyak ilmu.
Abah menginginkan agar para santri PP Al-Madinah senantiasa menjaga sopan santun di mana pun berada. Akhlak yang baik merupakan cerminan santri sejati.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.
Dari agenda ziarah ini, para santri memperoleh banyak pelajaran dan kenangan bersama teman-teman sesama santri.
Setiap tempat yang dikunjungi memiliki kesan tersendiri.
Baca Juga: Student Journalism: Juara Cerdas Cermat
Menjadi pengingat bahwa perjalanan menuntut ilmu bukan hanya tentang langkah kaki. Tetapi juga tentang doa, adab, dan keberkahan.
Oleh Zanumbah Chossoh Mustika Ayu, Santriwati PP Al-Madienah Denanyar, Jombang
Editor : Ainul Hafidz