JombangBanget.id – SMK Ihsanniat Ngoro terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi melalui penerapan pembelajaran berbasis pabrik (teaching factory).
Sekolah yang terletak di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro ini mengembangkan program konsentrasi keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving (LPKC).
Tujuannya, sebagai upaya menyelaraskan pembelajaran sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Teaching factory LPKC di SMK Ihsanniat Ngoro diwujudkan dalam layanan kewirausahaan Senyum Afiya Akupresure dan Baby Spa.
Ini menjadi sarana pembelajaran praktik bagi peserta didik. Melalui program ini, siswa tidak hanya dibekali kompetensi teknis di bidang layanan kesehatan dasar.
Tetapi juga kemampuan pelayanan, komunikasi, serta jiwa kewirausahaan sejak dini.
Kepala SMK Ihsanniat Ngoro, Ikhwanul Kirom SPd MPdI, menyampaikan, pengembangan teaching factory merupakan komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja.
’’Pembelajaran teaching factory memberikan pengalaman nyata kepada siswa, sehingga mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik sesuai standar layanan yang berlaku di masyarakat,’’ katanya.
Program teaching factory Senyum Afiya Akupresure dan Baby Spa ini diketuai Ayuk Nur Istiqomah SKep Ns selaku Ketua Konsentrasi Keahlian LPKC.
Di bawah koordinasinya, pembelajaran dirancang terintegrasi antara kurikulum, praktik layanan, dan penguatan karakter kerja profesional.
Program tersebut juga mendapat pendampingan dari Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Pelaksanaan pembelajaran diperkuat dengan pelatihan dari DUDI serta dukungan peningkatan kompetensi dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Badan Otonom Economica (BBPPMPV BOE) Malang.
Melalui penerapan teaching factory, SMK Ihsanniat Ngoro berharap mampu meningkatkan daya saing lulusan.
Serta memperkuat peran SMK sebagai pusat pengembangan keterampilan berbasis layanan dan kewirausahaan di bidang kesehatan.
’’Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jombang,’’ ungkapnya. (dwi/jif)
Editor : Ainul Hafidz