Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Ratusan Guru Mulok di Jombang Belum Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Tugas Dialihkan ke Ekskul

Wenny Rosalina • Selasa, 13 Januari 2026 | 07:43 WIB

 

Ilustrasi guru mulok.
Ilustrasi guru mulok.

JombangBanget.id – Jumlah pembimbing mulok keagamaan dan pendidikan diniyah di Jombang yang belum diangkat menjadi PPPK Paruh waktu masih banyak.

Tercatat ada 580 orang baik di jenjang SD maupun SMP negeri dan swasta di Jombang.

”Masih ada sekitar 580 pembimbing yang belum diangkat PPPK paruh waktu, tapi data konkret ada di bidang SD dan SMP,” kata Heri Mujiono, Plt Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Sebanyak 580 pembimbing ini nantinya akan menjadi pembina ekstrakurikuler kearifan lokal keagamaan yang bersifat wajib di semua sekolah.

Dengan pengurangan jam menjadi empat jam pelajaran, tenaga pembimbing mulok akan diatur lebih efisien.

Satu pembimbing yang belum diangkat menjadi PPPK paruh waktu dapat mengajar di lebih dari satu sekolah.

Sehingga jam pelajaran yang diampu sama banyaknya dengan sebelum-sebelumnya.

”Karena hanya empat jam, jadi satu guru cukup untuk satu sekolah,” jelasnya.

Sementara pembimbing yang diangkat menjadi PPPK paruh waktu menjalankan tugas sesuai SK-nya.

Jika ada sekolah yang pembimbingnya diangkat sebagai PPPK paruh waktu dan tidak lagi tersedia tenaga pengganti, maka pembimbing dari sekolah lain bisa diperbantukan.

”Jadi sifatnya bisa dimerger. Karena hanya empat jam pelajaran, pembimbing bisa menangani lebih dari satu sekolah jika memang dibutuhkan,” jelas Heri.

Saat ini, perubahan mulok yang sebelumnya intrakurikuler menjadi ekstrakurikuler masih dalam tahap penyesuaian regulasi. Penerapannya juga bakal dilakukan bertahap.

”Karena perubahan kurikulum itu tidak bisa sehari dua hari. Setelah dikoreksi badan hukum, masih harus diajukan ke Biro Hukum Provinsi. Prosesnya bisa lama. Maka sambil berjalan, kita jalankan dulu untuk efisiensi,” pungkasnya. (wen/ang)

Editor : Ainul Hafidz
#Guru Jombang #Guru Mulok #keagamaan #Jombang #Dinas P dan K Jombang #Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang #mulok #ekskul