JombangBanget.id – Sebanyak 38 guru pendidikan agama Islam (PAI) di Jombang antre pendidikan profesi guru (PPG).
Rinciannya, satu guru TK, 31 guru SD, satu guru SMP, satu guru SMA, dua guru SMK dan satu guru SLB.
’’Mereka sudah mendaftar dan telah memenuhi persyaratan, sehingga tinggal menunggu undangan PPG,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Syaiful Bahri.
Kemenag Jombang berharap seluruh guru PAI yang belum mengikuti PPG segera mendapatkan kesempatan.
Agar mereka dapat memperoleh sertifikasi sekaligus peningkatan kompetensi profesional sebagai pendidik agama.
’’Mereka merupakan guru yang belum tersertifikasi dan belum terpanggil dalam program PPG sebelumnya,’’ ucapnya.
Panggilan PPG nantinya akan disampaikan melalui akun yang telah guru miliki di aplikasi.
’’Panggilan PPG nanti langsung ke masing-masing guru di akunnya. Makanya kami harap sering mengecek akun masing-masing,’’ terangnya.
Untuk PPG tahun 2026 ini, hingga kemarin Kemenag Jombang masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
’’Untuk tahun 2026 belum ada pengumuman resmi terkait PPG. Kami masih menunggu juknisnya dari pusat,’’ ucapnya.
Sementara untuk pelaksanaan PPG tahun sebelumnya, seluruh peserta dinyatakan lulus.
’’Alhamdulillah, data dari UIN Kediri, sebanyak 237 guru PAI yang mengikuti PPG 2025 semuanya lulus,’’ jelasnya.
Pelaksanaan PPG tersebut selesai pada November lalu. Ini menambah jumlah guru yang telah mengantongi sertifikat pendidik.
Sebelumnya, guru PAI yang sudah mengantongi sertifikat pendidik ada 538.
Sebanyak 346 di antaranya aparatur sipil negara (ASN) dan 192 lainnya non-ASN. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz