JombangBanget.id – Hingga akhir tahun ini dua kursi kepala madrasah di Jombang dipastikan masih kosong.
Kursi kepala untuk sementara dijabat pelaksana tugas (Plt).
Keduanya yakni MTsN 18 Jombang dan MAN 10 Jombang.
’’Pengisian kepala saat ini masih dalam proses. Sejumlah nama telah diusulkan untuk mengisi posisi tersebut,’’ kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jombang, Muhajir.
Untuk tiap madrasah ada tiga nama yang diusulkan. Nama yang diusulkan merupakan guru yang memiliki sertifikat calon kepala madarsah.
Untuk bisa menjadi kepala madrasah, guru harus pernah mengikuti diklat calon kepala madrasah dan lulus.
Memiliki sertifikat calon kepala madrasah. Serta harus mengikuti asesmen yang pelaksanaannya di Kanwil Kemenag Jatim.
Muhajir mengaku belum dapat memastikan kapan pengisian bakal dilakukan.
’’Pengangkatan merupakan wewenang dari Kanwil Kemenag Jatim, kami hanya mengusulkan saja, sehingga sampai mana prosesnya kita tunggu saja,’’ ungkapnya.
Plt kepala MAN 10 Jombang kini dijabat Farida Priyatna, yang merupakan kepala MAN 8 Jombang.
Baca Juga: Kepala SMPN 1 Diwek Meninggal Dunia, Kursi Kepala Sekolah Kosong di Jombang Bertambah Jadi Segini
Sedangkan Plt Kepala MTsN 18 Jombang, Muhammad Yusuf Junaidi, yang merupakan kepala MTsN 14 Jombang. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz