JombangBanget.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang membuka kesempatan untuk kuliah S2 tahun 2025 kepada 18 guru SD dan SMP.
Guru yang mendapatkan beasiswa dari Pemkab Jombang tersebut harus memiliki prestasi selama pengabdian.
Untuk beasiswa tahun ini hanya diberikan kepada guru PNS.
’’Beasiswa ini diberikan untuk meningkatkan kapasitas keilmuan guru,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Sebanyak 18 guru yang dinyatakan lolos, ada yang dari SD, SMP dan SKB.
Beasiswa diberikan untuk guru di tiga prodi. Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa Indonesia.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti seleksi. Guru dengan status PNS lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang.
Memiliki ijazah S1 yang linier dengan prodi yang tersedia. Harus warga Kabupaten Jombang.
Memiliki prestasi dalam masa pengabdian menjadi PNS. Berusia maksimal 41 tahun saat mendaftar, harus sanggup menyelesaikan kuliah maksimal empat semester.
Pemkab Jombang tahun 2025 juga memberikan beasiswa S1 kepada 30 siswa berprestasi.
Launching dilakukan di Gedung Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang pada Senin (26/5).
Program ini sekaligus bagian dari akselerasi program 100 hari kerja Bupati Warsubi dan Wabup Salmanuddin Yazid.
Seluruh siswa peraih beasiswa S1 sebelumnya telah mengikuti proses seleksi yang panjang dan ketat.
Beasiswa ini diberikan sebagai dukungan dari Pemkab Jombang untuk mempersiapkan SDM Jombang yang unggul berdaya saing dan berkualitas.
Beasiswa diberikan mulai dari awal hingga lulus kuliah. Diharapkan, kepala desa dan masyarakat memberikan ruang pengabdian yang luas kepada seluruh mahasiswa.
Wor Windari mengatakan, total ada 65 siswa yang mengikuti tahapan seleksi. Seluruh siswa yang mendapatkan beasiswa S1 akan kuliah di Universitas PGRI Jombang.
”Dari 65 siswa yang ikut seleksi, 30 yang terbaik kami beri beasiswa untuk kuliah di UPJB, karena kami memiliki MoU dengan UPJB,” ungkap Wor.
Tim seleksi melibatkan sejumlah OPD, termasuk dari dinas P dan K, juga pihak Universitas PGRI Jombang. Beasiswa tersebut diberikan sampai 30 siswa tersebut lulus S1 (4 tahun).
”Ini merupakan program perdana, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat luas,” pungkasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz