JombangBanget.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menjadwalkan proses pengadaan kain seragam sekolah gratis 2026 mulai dilakukan Februari-Maret mendatang.
Pengadaan tahun ini dua jenis, seragam nasional dan pramuka.
’’Untuk pengadaan kain, rencananya tetap pakai e-katalog,’’ kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Rhendra Kusuma.
Saat ini masih dalam tahap perencanaan. Terkait berapa jumlah kain yang bakal diadakan juga belum ditetapkan. Mengingat perencanaan masih dalam proses.
Sama seperti tahun ini, pengadaan yang pertama yaitu kain seragam.
Setelah kain siap, pihaknya baru melakukan pengukuran masing-masing siswa baru oleh penjahit yang juga sudah dipilih melalui e-katalog.
Sementara itu, mengenai nilai anggaran per potong kain termasuk ongkos jahit, pihaknya belum dapat memberikan rincian.
’’Sabar, masih proses,’’ ucapnya.
Pengadaan seragam ini merupakan agenda tahunan yang diperuntukkan bagi siswa baru di Kabupaten Jombang.
Namun detail lengkapnya menunggu finalisasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Tahun ini, Pemkab Jombang menggelontorkan anggaran besar Rp 9,5 miliar untuk program seragam gratis.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Seragam Dinas PPPK dan PNS Tak Lagi Berbeda, Begini Rinciannya
Rinciannya, belanja kain Rp 2,3 miliar untuk SD/MI dan Rp 3,08 miliar untuk SMP/MTs. Sementara anggaran ongkos jahit Rp 4 miliar.
Ongkos jahit seragam gratis di Jombang tahun ini Rp 95.000 untuk jenjang SD per setel.
Serta Rp 105.000 untuk jenjang SMP per setel. Nilai itu sebelum dipotong pajak. Tiap siswa tahun ini hanya menerima seragam nasional.
Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan program bantuan seragam gratis bagi peserta didik baru tetap akan dilanjutkan pada 2026.
Bahkan tahun depan siswa akan diberi seragam nasional dan pramuka.
Ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, yang menegaskan komitmen pemkab dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan bagi masyarakat.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 18 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Bantuan seragam gratis ini diperuntukkan bagi siswa baru di jenjang SD/MI dan SMP/MTs, baik di sekolah negeri maupun swasta. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz