JombangBanget.id - Selain menonjolkan kebersamaan antara guru dan siswa, peringatan Hari Guru Nasional di SMKN Mojoagung juga menjadi momentum untuk menegaskan peran besar kreativitas dan prestasi para guru.
Kepala SMKN Mojoagung, Panca Sutrisno, menyampaikan, para guru di sekolahnya memiliki capaian yang sangat beragam.
Mulai dari inovasi pembelajaran hingga kontribusi profesional di luar sekolah.
’’Prestasi bapak ibu guru banyak sekali, kreativitasnya bermacam-macam. Seperti kemarin, ada diklat pembelajaran mendalam. Guru kami ada yang berinovasi agar siswa tetap bisa berdaya lenting setelah lulus, bukan hanya kompeten secara teknis tapi juga berjiwa wirausaha,’’ paparnya.
Konsep daya lenting bagi lulusan menjadi fokus penting. Siswa tidak hanya dibekali kemampuan sesuai kompetensi keahlian.
Tetapi juga ditanamkan mental adaptif dan inovatif agar mampu bertahan dalam tantangan era globalisasi.
’’Pembelajaran harus bisa menerapkan jiwa wirausaha, agar hidup di masyarakat mereka tidak kekurangan akal dan mampu bertahan di era sekarang,’’ tambahnya.
Sebagai pimpinan, ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para guru untuk berkembang.
Setiap ada diklat, pelatihan, atau kesempatan peningkatan kompetensi, sekolah selalu memberi ruang dan dukungan penuh.
’’Jangan sampai guru seperti katak dalam tempurung. Dunia sekarang tidak ada batas. Guru harus berwawasan luas, tidak boleh hanya berwawasan itu-itu saja. Inovasi dan kreativitas yang kami harapkan,’’ tuturnya.
Banyak guru di SMKN Mojoagung tidak hanya berkiprah di lingkungan sekolah.
Tetapi juga aktif sebagai asesor di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), narasumber kewirausahaan, hingga diminta berbagai lembaga untuk membagikan ilmu dan pengalamannya.
Hal ini menunjukkan, kualitas guru-guru SMKN Mojoagung telah diakui secara luas.
’’Selama untuk pengembangan kompetensi, kami tidak pernah membatasi kreativitas guru. Justru harus kita dorong dan kita dukung. Jangan sampai mengkerdilkan kreativitas mereka,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz