JombangBanget.id - Kecil-kecil kaya prestasi. Itulah siswi SDN Kepanjen 2 Kecamatan Jombang, Ghea Qumairah Prameswari Sekar Kinanthi.
Karateka binaan Jombang Karate Club (JKC) ini baru saja menorehkan prestasi membanggakan.
Ia meraih medali emas pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional cabang olahraga karate kategori kata (seni) perorangan putri.
Lahir di Jombang, 21 Juni 2014, Ghea merupakan bungsu dari dua bersaudara pasangan Guruh Eko Prasetyo dan Eni Isnawati.
Anak yang ceria, dan selalu bersemangat dalam setiap aktivitasnya.
Mata pelajaran yang paling disukai di sekolah olahraga. Berlari, bergerak, merupakan kegemarannya sejak dulu.
Tak heran, Ghea yang masih duduk di kelas 5 berhasil menembus O2SN tingkat nasional berturut-turut.
Karateka asal Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang ini mulai latihan karate pada 2022.
Saat ia duduk di bangku kelas 2 SD. Ia kenal karate dari sosial media. Di TK ia tidak mengikuti ekstrakurikuler bela diri. Keinginannya muncul sejak kelas 1.
Namun saat itu masih masa pandemi Covid-19 sehingga orang tuanya menunggu kondisi mereda.
’’Setelah lihat karate di sosial media, saya bilang ke mama papa ingin belajar karate. Biar punya banyak prestasi. Jadi nanti gak bingung cari sekolah. Tinggal pilih sekolah yang saya mau,’’ ujarnya.
Baca Juga: Keren! Karateka Jombang Ini Juara SMA Award 2025 Jatim
Ia mengawali latihan di Klub Warrior. Lalu pindah ke JKC.
Dibawah pelatih Adhe Rengga Drestian, Aditya Harja Nenggar, Gebry Shyanas, Reno Dwiki, dan Nurina Dyatika.
Jadwal latihan Ghea sangat padat. Ia berlatih di klub setiap Selasa, Kamis, Jumat, dan Sabtu.
Sementara latihan privat dijalani setiap Senin, Rabu, dan Minggu. Dia berlatih karate setiap hari tanpa libur, pukul 16.30 hingga 19.00.
Terkadang setelah latihan reguler, masih ada tambahan program.
Meski begitu, Ghea tidak pernah mengeluh atau merasa malas berangkat latihan.
’’Kalau malas-malasan, kita tidak akan dapat prestasi. Jadi harus semangat,’’ tegasnya.
Capek tentu pernah dirasakan, tetapi solusinya sederhana, yaitu istirahat. Ia tidak boleh dipijat, sesuai arahan pelatih. Ia juga mengikuti pola makan teratur.
Tidak boleh jajan sembarangan dan harus makan sayur meski tidak terlalu suka. Makanan pedas termasuk pantangan utama.
’’Pernah jajan sembarangan, lalu radang,’’ ucapnya.
Kejuaraan pertama yang diikuti Ghea, tingkat klub di Warrior. Dan ia langsung menyabet juara 1 dan 2 di kategori kata perorangan dan beregu.
Sejak itu, hampir di setiap kejuaraan yang ia ikuti, selalu membawa pulang medali.
Ia debut di kejuaraan nasional di Jakarta dan menang. Ghea juga menjadi langganan O2SN.
Tahun 2024 ia meraih juara 1 tingkat kabupaten dan provinsi.
Namun di tingkat nasional ia kalah di babak penyisihan. Kalah saat perebutan juara tiga bersama. Kekalahan itu tak membuatnya patah semangat.
Tahun 2025, ia kembali turun di O2SN nasional dan tampil gemilang.
Meski sempat mengalami cedera jari kaki hingga bengkak, ia tetap tampil. Akhirnya meraih medali emas kata perorangan putri O2SN SD tingkat nasional.
Hal itu tak lepas dari binaan seluruh pelatihnya.
Apalagi sebulan sejak sebelum pelaksanaan O2SN di Jakarta, Ghea menjalani latihan ekstra setiap pagi sampai pukul 12.00 siang.
Puluhan medali berhasil dia raih. Medali dan pialanya dipajang di ruang tamu rumahnya di Tunggorono.
Sedikitnya ada 50 medali. Di antara puluhan prestasi yang ditorehkan, juara 2 Girls in Kata 8–9 Years 8th Mayor’s Cup Kuala Lumpur, Malaysia (Desember 2023).
Juara 1 kata perorangan pra pemula putri Piala Gubernur Jatim (April 2024).
Juara 1 kata perorangan pra pemula putri Piala Dandim Polije (Mei 2024). Juara 1 kata perorangan pra pemula putri JKC Cup (April 2024).
Juara 1 kata perorangan pra pemula putri Piala KONI Pusat (Juli 2024).
Juara 1 kata perorangan pra pemula putri Polije Open (September 2024). Juara 1 kata perorangan pra pemula putri Jombang Open (Oktober 2024).
Juara 1 kata perorangan pra pemula putri Piala Mayor Sidoharjo Open (September 2024).
Juara 3 kata perorangan pra pemula putri Piala Ko Armada (November 2024). Juara 1 O2SN SD tingkat nasional (November 2025).
Selain karate, Ghea pernah mengikuti renang saat kelas 1. Juga pernah ikut lomba lari.
’’Saya ingin belajar voli dan bulutangkis, tetapi waktu latihan karate masih sangat padat,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz