JombangBanget.id – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, SMALB dan MA di Kabupaten Jombang hari kedua relatif lancar.
Tidak ada kendala teknis yang dialami sekolah. Sebagai antisipasi kecurangan, Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Pinky Hidayati, melarang siswa bawa HP ke dalam kelas.
’’Kami sudah sampaikan ke seluruh jajaran pelaksana TKA, utamanya pengawas ruangan. Tata tertib harus dilaksanakan sesuai ketentuan. Termasuk memastikan peserta tidak membawa handphone. Panitia harus menyediakan tempat atau kotak penitipan,’’ jelasnya.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Jombang, Nur Khojin, menegaskan, dua hari ini TKA di madrasah aliyah (MA) berjalan lancar.
’’Dua hari ini lancar, kami tidak menerima laporan kendala dari seluruh madrasah,’’ ucapnya.
Semua MA baik negeri maupun swasta menggunakan moda online. Ada 94 MA dan satu PPS (Pondok Pesantren Salafiyah) yang ikut TKA.
’’TKA berjalan tertib berkat persiapan masing-masing satuan pendidikan serta dukungan teknis yang telah disiapkan sejak jauh hari,’’ terangnya.
Di MAN 1 Jombang misalnya, dua hari pelaksanaan TKA, tidak ada kendala teknis.
Kepala MAN 1 Jombang, Saadatul Athiyah, mengatakan, TKA di madrasahnya diikuti 463 siswa dengan sistem pengawasan silang otomatis dari web TKA yang dikelola Kanwil Kemenag Jawa Timur.
’’Surat tugas pengawas diterbitkan oleh Kanwil. Nama pengawas muncul otomatis dari sistem. Juga ada pendamping pengawas dari Kemenag Jombang,’’ terangnya.
MAN 1 Jombang menyiapkan enam ruang laboratorium. TKA dilaksanakan dua sesi tiap hari, selama empat hari. Sesi 1 pukul 07.30 – 10.00. Sesi 2 pukul 10.30 – 13.00
’’Anak-anak datang jam 06.30 karena ada pembiasaan salat Duha. Jam 07.15 mereka sudah berada di dalam ruangan,’’ jelasnya.
Perangkat yang dipakai laptop ber-webcam untuk mendukung pemantauan melalui zoom oleh para pengawas dari kalangan akademisi. Hingga hari kedua, pelaksanaan berjalan mulus.
’’Senin dan Selasa tidak ada kendala. Semua akun bisa login dengan lancar karena sebelumnya sudah simulasi saat geladi bersih. Siswa yang ikut tidak ada yang izin,’’ ungkapnya.
MAN 1 Jombang juga menyiapkan langkah antisipasi. Setiap ruang laboratorium dilengkapi jaringan wifi mandiri karena fasilitas kelas digital telah digunakan secara rutin untuk ujian-ujian online.
Untuk menghindari gangguan listrik, pihak madrasah menyiapkan genset.
Hal yang sama juga ditemui di SMAN Mojoagung. Wakil Kepala SMAN Mojoagung Bidang Kurikulum, Lukmanudin, mengatakan, pelaksanaan TKA Selasa (4/11) berlangsung lancar pada dua sesi yang dijadwalkan.
’’Alhamdulillah di SMAN Mojoagung lancar dua hari ini,’’ ujarnya.
Pada sesi pertama, 80 peserta hadir dan menyelesaikan ujian dengan baik. Sementara di sesi kedua, dari 80 peserta, satu siswa tidak dapat hadir karena beberapa hari sebelumnya mengalami kecelakaan dan menjalani operasi patah tulang. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz