SELASA (7/10) di Madrasah Aliyah Syafiiyah Tebuireng, Kiai Hafidz mengajak para siswa membaca Alfatihah 11 kali ditujukan kepada para korban di PP Al Khoziny Sidoarjo.
’’Semoga semua korban mendapat ampunan dan rahmat Allah Ta’ala. Dan keluarga korban mendapatkan pahala atas musibahnya serta mendapatkan ganti yang lebih baik,’’ tuturnya.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengajarkan agar saat terkena musibah membaca inna lillahi wa inna ilaihi rajiun dan berdoa; Ya Allah berilah pahala atas musibahku dan berilah ganti yang lebih baik.
Suatu ketika sahabat Abu Salamah radiyallahu anhu wafat. Nabi lalu menyarankan istrinya, Ummu Salamah radiyallahu anha, agar membaca doa di atas.
Ummu Salamah lalu berkata; ’’Adakah pria yang lebih baik dari Abu Salamah?’’
Setelah masa iddah Ummu Salamah habis, Nabi diperintah oleh Allah Ta’ala untuk menikahi Ummu Salamah.
Sehingga dia betul-betul mendapatkan ganti suami yang lebih baik.
Semua korban di Al Khoziny tercatat mati syahid. Nabi bersabda; Orang yang mati syahid ada tujuh macam selain yang terbunuh di medan perang.
Termasuk orang yang mati karena tertimpa bangunan. Serta orang yang mati di jalan Allah Ta’ala, saat menjalankan aktivitas positif dengan niat karena Allah Ta’ala.
Oleh Inayah Izzati Sofia, Kelas 11-B MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz