Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Mayoritas SMA di Jombang Gelar TKA Dua Gelombang, Ini Alasannya

Wenny Rosalina • Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:53 WIB
KOMPAK: Rapat koordinasi TKA bersama Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang,  Asijah, di SMAN 2 Jombang, (14/10).
KOMPAK: Rapat koordinasi TKA bersama Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah, di SMAN 2 Jombang, (14/10).

JombangBanget.id – Semua SMA di Jombang sudah siap melaksanakan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

SMA negeri rata-rata mengambil dua gelombang, dengan dua sesi setiap harinya.

Gelombang 1 pada 3–4 November. Gelombang 2 pada 5–6 November.

’’Kalau sekaligus tiga sesi dalam sehari kasihan anak-anak, bisa sampai malam,’’ kata Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah.

Seluruh siswa di SMA negeri wajib mengikuti TKA, baik yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi maupun tidak. 

Banyak sekolah yang memilih dua sesi karena jumlah komputer terbatas.

Apalagi diwajibkan ada cadangan 10 persen komputer pada setiap sesi.

Sehingga sekolah dengan jumlah siswa banyak tidak bisa langsung selesai dalam waktu satu hari dan dua sesi.

’’Tidak seperti ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) yang hanya diikuti 50 siswa, TKA ini akan diikuti seluruh siswa. Tiap SMA negeri diatas 300 siswa,’’ jelasnya.

Seluruh SMA negeri menyelenggarakan TKA secara mandiri di sekolah masing-masing.

Sementara SMA-SMA swasta dengan jumlah siswa sedikit ada yang menumpang ke SMA swasta dengan skala yang lebih besar.

Baca Juga: Bukan Karena Lalai, Ini Alasan Empat Madrasah Aliyah di Jombang Pilih Tak Ikut TKA 2025

’’Kepastian jumlah sekolah yang menumpang datanya masih kami rekap, belum rilis karena masih tahap pendataan,’’ ucapnya.

Pengawas TKA akan disilang antar sekolah untuk menjaga objektivitas. Sekolah akan menyetorkan nama-nama guru yang bakal menjadi pengawas.

Lalu Cabdindik Jombang yang akan membagi ke sekolah-sekolah lain.

’’Negeri mengawasi negeri, swasta mengawasi swasta,’’ terangnya.

Pengawas TKA tidak boleh dari guru mata pelajaran (mapel) yang diujikan.

Guru bimbingan konseling (BK) atau guru agama, bisa ditugaskan sebagai pengawas.

Selama pelaksanaan TKA, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan bagi siswa kelas X dan XI.

’’Ketika TKA berlangsung untuk kelas XII, siswa kelas X tetap masuk seperti biasa, belum ada arahan untuk belajar di rumah,’’ tegasnya. (wen/jif)

 

Editor : Ainul Hafidz
#siswa Jombang #tka #siswa #Tes Kemampuan Akademik #dinas pendidikan jatim #sma #dua gelombang #Jombang #tka sma #Cabang Dinas Pendidikan