JombangBanget.id – Pendaftaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jombang Open Karate Championship 2025 yang bakal digelar di GOR Merdeka besok (11-12/10) ditutup hari ini.
Hingga Kamis (9/10) sudah ada hampir 500 peserta yang mendaftar ke panitia. Jombang open bisa diikuti seluruh perguruan.
Kejuaraan memperebutkan Piala Widjojo Soejono ke-18, Gubernur Jatim ke-21 dan Bupati Jombang ke-23.
’’Sampai pagi ini (9/10), ada 415 peserta yang mendaftar dari berbagai perguruan,’’ kata Ketua Pelaksana Jombang Open Karate Championship 2025, Harry Kusmadi.
Karateka yang telah mendaftar berasal dari sejumlah kabupaten dan kota.
Seperti dari Mojokerto, Kediri, Pasuruan, Nganjuk dan lainnya.
’’Atlet luar kota secara mandiri sewa rumah atau kos di seputaran GOR Merdeka Jombang. Mereka sudah tahu lokasi yang akan disewa, karena setiap tahun Jombang Open diadakan,’’ ungkapnya.
Diperkirakan, atlet mulai berdatangan sore ini. Pasalnya, tehnical meeting dilakukan hari ini. Termasuk verifikasi data atlet juga dilakukan Jumat (10/10) sore.
Ada ratusan medali yang bakal diperebutkan. Jombang Open dibagi manjadi kategori turnamen dan festival. Untuk festival diikuti SD, SMP, SMA, mahasiswa dan umum.
’’Juga diambil juara best of the best kata (seni) dan kumite (tanding),’’ jelasnya.
Ketua Umum Forki Jombang, Widjono Soeparno, optimistis penyelenggaraan kejuaraan akan sukses.
Baca Juga: Karate Bukan Lagi Hobi, tapi Jalan Hidup! Karateka Jombang Ini Siap Menembus Pelatnas
’’Kejuaraan ini sudah kita laksanakan selama 20 tahun lebih. Dan selalu sukses dalam hal penyelenggaraan maupun prestasi. Kita optimistis tahun ini juga akan sukses,’’ tegasnya.
Ketua Harian Forki Jombang, Kwat Prayitno, berharap semua karateka Jombang mengikuti.
’’Mumpung di Jombang sendiri sehingga tidak perlu keluar biaya penginapan, kita mendorong semua karateka Jombang ikut. Maksimalkan kejuaraan ini untuk menambah jam terbang,’’ paparnya.
Sementara itu, karateka Jombang yang mengikuti kejuaraan WKF Seri A di Malaysia 3-5 Oktober belum berhasil meraih medali.
Tujuh atlet yang bertanding di nomor kata (seni) beregu kalah di pertandingan ketiga.
Tim putra kalah dari Kuwait. Serta tim putri kalah melawan Vietnam. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz