JombangBanget.id – Mendekati pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK di Jombang November nanti, sekolah-sekolah mulai persiapan.
Salah satunya dengan menggelar tryout setidaknya enam kali.
’’Makin banyak tryout anak-anak akan semakin siap,’’ kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, (26/9).
Persiapan TKA di Jombang saat ini masih dalam tahap pendataan.
Ia meminta seluruh sekolah melakukan sosialisasi ke orang tua terkait pentingnya TKA.
’’Seluruh wali murid kelas 12 harus tahu, TKA itu apa, seperti apa, dan digunakan untuk apa,’’ ucapnya.
Sekolah-sekolah menggelar tryout mandiri, bekerja sama dengan pihak ketiga.
’’Di SMAN Jogoroto, tryout dilaksanakan Senin (22/9) kemarin selama satu hari. Pekan ini, seluruh SMA Negeri juga melaksanakan tryout, hanya saja berbeda hari dan jamnya,’’ kata Kepala SMAN Jogoroto sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Jombang, Mu’alim.
Tryout merupakan langkah penting untuk melatih kesiapan siswa menghadapi TKA.
Sekolah juga rutin memberikan pendampingan intensif. Sekolah memberikan pembinaan tambahan sesuai mata pelajaran wajib dan pilihan siswa.
Pembinaan dilakukan di luar jam pelajaran reguler. Sekolah juga mendorong siswa belajar mandiri.
Baca Juga: Soal Lebih Sulit dari UN! Ini Strategi Sekolah di Jombang Hadapi TKA
Serta tryout mandiri menggunakan kisi-kisi yang ada di internet.
’’Sejak Juli lalu, siswa mengisi Google Form untuk menentukan dua mapel (mata pelajaran) pilihan TKA,’’ terangnya.
Tiga mapel wajib, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
Pembinaan mapel pilihan dilakukan setiap Jumat siang seusai salat Jumat dengan sistem moving class. Sedangkan mapel wajib diberikan di luar jam belajar reguler.
Meski TKA tidak wajib diikuti, Mu’alim mengambil kebijakan agar seluruh siswa SMAN Jogoroto ikut TKA. Ini sebagai persiapan untuk melanjutkan kuliah.
’’Khusus di SMAN Jogoroto, semua siswa diwajibkan ikut tryout sekolah. Takutnya kalau tidak ikut, mereka menyesal karena merasa membutuhkan kemudian,’’ ucapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz