JombangBanget.id – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SD susulan pada gelombang yang diikuti dua siswa SD kembali terhambat.
Siswa tidak dapat mengerjakan soal numerasi di hari kedua gelombang kedua kemarin (25/9).
Pelaksanaan hari kedua gelombang kedua juga sempat terkendala sistem.
’’Ada dua siswa yang layarnya blank di hari kedua gelombang pertama kemarin (24/9), dua-duanya menyusul di hari kedua gelombang 2. Namun tetap tidak bisa mengerjakan,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma.
Dua siswa yang tidak bisa mengerjakan soal ANBK, satu dari SDN Jarak 1 Kecamatan Jogoroto. Serta satu dari SDN Ceweng Kecamatan Diwek.
Kendala yang dialami dua siswa tersebut kini telah dilaporkan ke pusat.
Terkait bagaimana solusinya, ia masih menunggu petunjuk yang diberikan pusat.
’’Sudah kita laporkan ke pusat,’’ ungkapnya.
Apakah sekolah disarankan mengikuti di hari kedua gelombang ketiga?
Rhendra memilih menunggu arahan dari pusat sebelum memberikan saran ke sekolah.
Pelaksanaan hari kedua gelombang 2 kemarin juga mengalami sedikit kendala pada sesi 1.
Baca Juga: Jombang Ngebut Digitalisasi Pendidikan, ANBK SD Hampir 100 Persen Digelar Online
Sistem sempat lemot selama 30 menit. Beruntungnya, setelah itu lancar hingga akhir.
’’Itu terjadi di semua sekolah, muter-muter hampir 30 menit. Alhamdulillah selebihnya lancar, dan tidak ada yang mengalami sama seperti gelombang 1,’’ katanya.
Sementara itu, Kepala SDN Jarak 1 Kecamatan Jogoroto, Luluk Zuliatin, mengatakan, satu siswanya yang mengalami kendala dalam pengerjaan ANBK hingga kemarin tak dapat login ke sistem.
’’Tidak bisa login. Bahkan ada keterangan sudah menyelesaikan tes, padahal belum mengerjakan sama sekali,’’ ucapnya.
Pihaknya langsung melakukan konsultasi ke Dinas P dan K, dan usul untuk kembali berusaha di gelombang berikutnya.
’’Tadi konsul ke Dinas, diusulkan mengulang di gelombang berikutnya,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz