JombangBanget.id – Dua siswa SD di Jombang harus mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) susulan.
Itu setelah sistem kedua siswa tersebut error pada pelaksanaan ANBK gelombang pertama hari kedua, Selasa (23/9).
Keduanya ikut ANBK susulan gelombang 2.
’’Hari pertama lancar, yang hari kedua berhasil login, tapi blank,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma.
Hanya dua siswa itu yang mengalami hal tersebut. Satu dari SDN Ceweng Kecamatan Diwek dan satu dari SDN Jarak 1 Kecamatan Jogoroto.
Seluruhnya mengikuti ANBK susulan di gelombang kedua untuk materi numerasi dan servei lingkungan belajar di sekolah masing-masing pada Kamis (25/9) hari ini.
’’Keduanya mengulang satu materi saja, materi numerasi,’’ ungkapnya.
Sementara itu, pelaksanaan ANBK gelombang kedua hari pertama kemarin (24/9) berlangsung lancar.
Tidak ada kendala berarti yang dialami sekolah.
Seluruh siswa juga sudah terlatih setelah mengikuti simulasi dan geladi bersih.
’’Gelombang dua hari pertama aman, lancar,’’ ungkapnya. ANBK SD gelombang kedua diikuti 198 lembaga.
Baca Juga: Dari Laptop Sampai HP, Siswa MTs di Jombang Siap Tempur ANBK Tanpa Numpang ke Madrasah Lain
Di SDN Sepanyul Kecamatan Gudo, ANBK digelar tiga sesi. Seluruhnya lancar dan tidak ada kendala.
’’Sudah ada simulasi pelaksanaan ANBK sebelumnya, jadi lancar,’’ kata Kepala SDN Sepanyul, Heny Pujianto.
ANBK di SDN Sepanyul dilaksanakan dalam tiga sesi, diikuti 27 siswa kelas 5 SD.
Sesi pertama mulai 07.30-09.40, sesi kedua 10.40-12.50 dan sesi ketiga 14.20-16.30 WIB.
’’Kami memiliki lima chromebook. Lalu kami tambah empat laptop.
Satu laptop pinjam milik guru dan tiga lainnya milik sekolah,’’ terangnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz