Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Student Journalism: Perpisahan yang Diridai Allah

Ainul Hafidz • Kamis, 25 September 2025 | 15:43 WIB
Muhammad Abdullah Sari, Kelas 7 Tahfidz 2  MTs MQ Tebuireng, Jombang
Muhammad Abdullah Sari, Kelas 7 Tahfidz 2 MTs MQ Tebuireng, Jombang

JUMAT (5/9) di gedung kantor pusat PP Madrasatul Quran Tebuireng, KH Khoirurrozi selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Quran Cabang Bandung sekaligus ayah kandung saya, menyampaikan tentang perpisahan yang diridai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

’’Perpisahan yang diridai oleh Allah salah satunya adalah berpisahnya seorang anak dan orang tuanya untuk menuntut ilmu,’’ tuturnya.

Kalimat ini bisa menjadi penyejuk untuk santri yang akan berpisah dengan orang tuanya.

Perpisahan santri dan orang tuanya diperintahkan dalam QS Attaubah 122.

Hendaknya dari tiap-tiap golongan ada beberapa orang yang pergi untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya. Supaya mereka dapat menjaga dirinya.

Dari ayat ini para ulama menyimpulkan, orang tua yang mengirim anaknya ke pesantren akan diberi kecukupan rezeki sehingga bisa memenuhi kebutuhan mondok.

Dan anak yang di pesantren akan dijaga oleh Allah Ta’ala.

Perpisahan yang diridai oleh Allah sesungguhnya ada banyak.

Pertama, perpisahan pelajar dengan orang tuanya untuk menuntut ilmu.

Kedua, perpisahan pejihad atau tentara atau pejuang dengan keluarganya.

Perpisahan-perpisahan ini juga merupakan amal dengan pahala yang luar biasa.

Baca Juga: Student Journalism: Fokus Baca Quran

Perpisahan itu selain berpahala namun juga melatih kita untuk menjadi lebih kuat.

Oleh Muhammad Abdullah Sari, Kelas 7 Tahfidz 2  MTs MQ Tebuireng, Jombang

Editor : Ainul Hafidz
#siswa Jombang #Tebuireng #perpisahan #siswa #rida Allah #mts #Jombang #Student Journalism