Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Dosen Unesa-Polije Beri Pelatihan Inovatif di Ngusikan Jombang, Olah Nasi Sisa Jadi Rice Crackers, Bantu Pemasaran Digital

Anggi Fridianto • Senin, 22 September 2025 | 14:08 WIB
KOMPAK: Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Jember (POLIJE) melatih kelompok wanita tani di Desa Ngusikan, Kecamatan Ngusikan, Jombang.
KOMPAK: Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Jember (POLIJE) melatih kelompok wanita tani di Desa Ngusikan, Kecamatan Ngusikan, Jombang.

JombangBanget.id – Tim pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Ngusikan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini ditujukan untuk mentransformasikan IPTEK kepada kelompok wanita tani melalui pelatihan pemanfaatan nasi sisa menjadi produk bernilai jual berupa rice crackers atau tepung beras.

Program ini diketuai Dr. Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd., dibantu Dr. Azidni Rofiqo, S.E.I., M.E dari Undesa serta Purbowo, S.Agr., M.P dari Polje Kampus 3 Nganjuk.

Kegiatan ini berangkat dari keprihatinan banyaknya nasi tidak terpakai pada acara sosial masyarakat seperti kenduren dan buwuhan.

Konsep Zero Waste dan dukungan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-12 dihadirkan melalui pemanfaatan nasi tersebut dengan sentuhan teknologi pangan.

Peserta kegiatan adalah kelompok wanita tani yang dibagi menjadi tiga kelompok.

Mereka mendapatkan materi sosialisasi, praktik produksi, pengemasan, fotografi produk, hingga pemasaran digital melalui marketplace.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga dibekali keterampilan memanfaatkan gawai untuk menghasilkan foto produk yang menarik.

Ketua pelaksana PKM, Dr. Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh, menyampaikan apresiasinya kepada pihak pendukung.

”Kami mengucapkan terimakasih kepada DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kemdiktisaintek yang telah mendukung pendanaan kegiatan melalui hibah kompetitif nasional pada tahun anggaran 2025 skema pemberdayaan berbasis masyarakat sehingga kegiatan dapat dijalankan sesuai yang direncanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, koordinator wilayah PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) BPP (Balai Penyuluh Pertanian) Kecamatan Ngusikan, Zuhrotul Lailis Sa’adah, S.Pt., M.Agr mengatakan, pemberdayaan perempuan wanita tani perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Keren, INKAI Jombang Borong 24 Medali International Karate Championship Unesa

”Melalui pemanfaatan potensi desa menuju one village one product,” kata Zuhrotul.

Hal senada disampaikan Suliyani, S.P. yang berharap program ini bisa mendorong pemasaran produk secara lebih luas.

”Harapan ke depan kegiatan ini dapat memperluas pemasaran produk hasil produksi melalui kemasan yang dapat dijangkau semua segmen,” ujarnya. (ang/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#dosen #Polije #unesa #jember #nasi sisa #PKM #rice cracker #Surabaya #Jombang #Dosen Unesa #Ngusikan #Pelatihan