SELASA (15/9) di kelas 8 MIPA 1 MTs Perguruan Muallimat, Cukir, Ustadz Aulia Nada, selaku guru Aqidah Akhlak menyampaikan tentang tawakkal.
’’Tawakkal adalah menitipkan hasil hanya kepada Allah Ta’ala,’’ tuturnya.
Kita wajib belajar dan mencari ilmu, namun hasilnya titipkan kepada Allah Ta’ala.
Manusia wajib bekerja mencari rezeki, namun hasilnya titipkan kepada Allah Ta’ala.
’’Kewajiban manusia itu ikhtiar. Sedangkan hasil, itu murni anugerah Allah Ta’ala,’’ terangnya.
Orang pintar tak boleh sombong. Sebab kepintaran itu anugerah Allah Ta’ala. Saat kaya juga tak boleh sombong. Karena harta itu anugerah Allah.
Tawakkal menunjukkan seseorang meyakini jika Allah yang mewujudkan segala sesuatu.
Manusia harus menjadikan kehendak dan ilmunya sejalan dengan kehendak dan ketetapan Allah.
Kita harus menggabungkan antara kerja keras, ikhtiar, dan doa. Sembari menyerahkan hasilnya pada kehendak Allah semata.
Saat menerima sesuatu kita mengucapkan terima kasih. Itu menunjukkan bahwa yang kita terima bukan hanya hasil usaha kita semata.
Tapi juga anugerah yang dititipkan Allah Ta’ala.
Baca Juga: Student Journalism: Mengingat Diri
Pak Aul juga mengajari doa untuk menitipkan ilmu yang kita dapat kepada Allah Ta’ala.
Allahumma inni astaudi‘uka ma ‘allamtanihi fardudhu ilayya inda ḥajati ilaihi, wa la tunsinihi ya Rabbal-alamin.
Ya Allah, sesungguhnya aku titipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku.
Maka kembalikanlah ilmu itu kepadaku saat aku membutuhkannya, dan janganlah Engkau membuatku lupa, wahai Tuhan semesta alam.
Oleh Aufa Mahubbatun Naifa, Kelas 8 MIPA 1 MTs Perguruan Muallimat Cukir, Jombang
Editor : Ainul Hafidz