Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

ANBK SMP 2025 di Jombang Selesai Tanpa Kendala Berarti, Ini Hasil dan Dampaknya untuk Sekolah

Wenny Rosalina • Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:16 WIB
Siswa mengikuti ANBK 2025 di SMPN 2 Ngoro Jombang (26/8).
Siswa mengikuti ANBK 2025 di SMPN 2 Ngoro Jombang (26/8).

JombangBanget.id – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SMP di Kabupaten Jombang resmi tuntas pada Senin–Selasa (25–26/8).

Seluruh rangkaian kegiatan ANBK untuk siswa sekolah menengah pertama ini, berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Iswahyudi, memastikan pelaksanaan ANBK di seluruh sekolah peserta berlangsung aman.

“Tak ada laporan yang tidak hadir, juga tidak ada kendala teknis. Semuanya berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (26/8).

Ia menegaskan, selama dua hari pelaksanaan, pihak dinas tidak menerima keluhan dari sekolah, termasuk terkait jaringan internet maupun listrik.

Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika pemadaman listrik sempat mengganggu jalannya asesmen.

“Alhamdulillah tahun ini lebih kondusif. Kami menunggu rekap resmi dari pusat untuk mengetahui data siswa yang benar-benar mengikuti ANBK,” tambahnya.

ANBK sendiri bukan sekadar asesmen rutin, melainkan salah satu instrumen penting bagi pemerintah untuk mengukur mutu pendidikan.

Hasil ANBK akan menjadi salah satu acuan dalam menentukan apakah sekolah berhak mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja.

”Kita berharap hasil ANBK meningkat di seluruh sekolah. Sebab, ini berkaitan langsung dengan perolehan BOS Kinerja yang akan sangat bermanfaat bagi pengembangan sekolah,” terang Iswahyudi.

Tahun ini, tercatat 44 SMP di Jombang berhasil meraih BOS Kinerja, dengan masing-masing sekolah menerima dana Rp35 juta untuk satu tahun.

Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai program peningkatan kualitas, seperti pelatihan pembelajaran mendalam, kegiatan pengembangan kurikulum, hingga pembelajaran berbasis teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial.

Dengan berjalannya ANBK tanpa hambatan, Dinas Pendidikan Jombang optimistis hasil yang diraih siswa maupun sekolah juga lebih baik.

Harapannya, kualitas pendidikan di Jombang dapat semakin merata, tidak hanya di sekolah perkotaan tetapi juga sekolah di wilayah pelosok.

”ANBK ini bukan sekadar tes. Ini adalah potret nyata mutu pembelajaran kita. Dari sini kita bisa tahu apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan,” pungkas Iswahyudi. (wen/jif/riz)

Editor : Ainul Hafidz
#2025 #SMP #Jombang #ANBK