Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sudah Sebulan Berjalan, Siswa Sekolah Rakyat Jombang Masih Harus Gunakan Seragam Lama

Anggi Fridianto • Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:34 WIB
ANTUSIAS: siswa sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jombang antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar.
ANTUSIAS: siswa sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jombang antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar.

JombangBanget.id – Hampir sebulan mengikuti pembelajaran, siswa-siswi Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung masih mengenakan seragam dari sekolah asal.

Begitu juga untuk kebutuhanan makanan yang masih mengandalkan katering karena peralatan dapur belum turun.

Kepala Sekolah Rakyat Jombang Andik Minarto mengatakan, saat ini untuk alat masak dapur maupun seragam siswa belum turun.

Namun, berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan tersebut akan dikirim minggu ini. ”Ya insya Allah minggu ini turun,” ujar dia, Selasa (12/8).

Dia mengatakan, sebanyak 100 siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan seragam sekolah secara gratis mulai seragam nasional merah putih, pramuka, dan lain-lain.

Untuk pengukuran sudah dilakukan sebelum tahun pelajaran baru pada 14 Juli lalu. Artinya, seragam yang disediakan sudah sesuai ukuran siswa.

”Ya, semuanya disiapkan Kemensos,’’ tambahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan makan siswa, Sekolah Rakyat Jombang sementara bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Mojoagung sebagai penyedia katering.

”Dengan sistem ini, siswa tetap mendapatkan makanan secara rutin meski fasilitas dapur dan tenaga masak belum memadai,” imbuhnya.

Selain itu, pihak sekolah juga masih menunggu kedatangan alat pendukung untuk kebutuhan masak.

Saat ini, diakui sudah ada satu orang juru masak, namun jumlah itu belum bisa mengandle kebutuhan 100 siswa.

”Sudah ada satu juru masak tapi tidak mungkin satu juru masak mencukupi kebutuhan untuk 100 siswa,” kata Andik.

Dijelaskan, juru masak yang ada saat ini bertugas mengatur makanan anak-anak, memeriksa daftar menu, dan memastikan kesesuaian makanan yang disajikan.

Proses memasak dilakukan tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam.

”Ya kita tugaskan mengatur makanan anak-anak, memeriksa daftar menu, dan memastikan kesesuaian makanan yang disajikan,” pungkasnya. (ang/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#siswa #Jombang #Sekolah Rakyat #seragam