JombangBanget.id – Satu siswa Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jombang yang mengundurkan diri akhirnya diganti.
Mulai Sabtu (9/8), siswa tersebut akan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat, termasuk tinggal di asrama.
Kepala Sekolah Rakyat Jombang Andik Minarto menyampaikan, proses penggantian siswa Sekolah Rakyat yang mundur telah rampung.
”Jadi, sudah diproses oleh dinas sosial, besok (hari ini) mulai masuk,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Proses penggantian siswa telah sesuai prosedur yang ada. Pihaknya mengambil dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
”Ya betul dari DTSEN,’’ tambah Andik.
Ia menambahkan, sebelumnya petugas dari dinsos telah melakukan verifikasi ke lapangan serta home visit ke rumah siswa tersebut.
Tak hanya itu, dinsos juga melakukan klarifikasi ke orang tua agar anak mereka berkenan untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan konsep boarding school.
”Ya, orang tua anak tersebut sudah berkenan untuk menyekolahkan anak mereka di Sekolah Rakyat,’’ jelas dia.
Sehingga, dengan proses penggantian siswa tersebut kini jumlah siswa Sekolah Rakyat telah rampung 100 persen. ”Jumlah siswa sudah komplet 100 orang,’’ pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Jombang Hari Purnomo membenarkan proses penggantian siswa Sekolah Rakyat yang mundur telah rampung.
”Ya, prosesnya telah selesai. Kemarin teman teman Dinsos dan PKH sudah melakukan verifikasi dari DTSEN. Termasuk berkunjung ke rumah siswa di Kecamatan Diwek,’’ jelas dia.
Hari menambahkan, siswa tersebut sebetulnya sudah masuk kuota calon siswa Sekolah Rakyat pada tahap awal sebelum dimulai tahun pelajaran baru.
Total ada 200 siswa yang masuk penjaringan. Namun, setelah diverifikasi, ada 100 siswa yang lolos untuk mengikuti KBM.
”Jadi, satu siswa (baru, Red) termasuk dalam kuota calon siswa 200 orang itu. Dan kemarin bertepatan dengan penggantian ini, dia kita verifikasi,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz