Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Student Journalism: Paradoks Kehidupan

Ainul Hafidz • Kamis, 24 Juli 2025 | 17:40 WIB
Aerilyn First, Kelas 9-B SMP AWH Tebuireng, Jombang
Aerilyn First, Kelas 9-B SMP AWH Tebuireng, Jombang

JUMAT (23/05) di Tebuireng, saya membaca buku karya Brian Khrisna berjudul; Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati.

Buku ini menceritakan kisah seorang remaja bernama Ale. Ia ingin mengakhiri hidupnya.

Namun sebelum itu, ia ingin memakan seporsi mie ayam. Banyak pesan dan kesan yang dapat kita ambil dari cerita Ale.

Mulai dari semangat untuk melangkah, bertahan hidup, mensyukuri apa yang ada, serta motivasi-motivasi untuk para pembaca.

Terdapat banyak quotes yang menarik dan mempunyai makna mendalam dalam buku ini. Salah satunya tentang paradoks kehidupan.

’’Hidup itu paradoks. Untuk bisa sembuh, kamu harus merasakan sakit dulu. Untuk bisa mengenal kedamaian, kamu harus berperang dulu. Untuk bisa mengenal apa itu bahagia, kamu harus pernah sedih dulu. Untuk bisa bangkit melawan, kamu harus jatuh kalah dulu.’’

Ini menjelaskan paradoks kehidupan. Jika kita ingin sembuh, kita harus sakit dulu. Jika kita ingin kedamaian, kita harus berperang dulu.

Pada intinya, hidup itu bukan hanya tentang apa yang kita inginkan saja, namun apa yang kita rasakan sebelum sesuatu yang kita inginkan tercapai.

Jangan mudah menyerah jika mengalami kesusahan. Karena kesusahan akan di susul dengan kebahagiaan.

Oleh Aerilyn First, Kelas 9-B SMP AWH Tebuireng, Jombang

Editor : Ainul Hafidz
#siswa Jombang #Tebuireng #siswa #Kehidupan #paradoks #Jombang #Student Journalism