JombangBanget.id – Siswa Sekolah Rakyat mulai dikenalkan lingkungan sekolah di kompleks SKB Mojoagung, Jombang.
Mereka diajak berkeliling sambil dikenalkan seluruh ruangan yang baru saja selesai direhab.
Para siswa terlihat sangat antusias.
”Ini pengenalan awal, supaya nanti pada saat mulai masuk, Senin (14/7) mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Nantinya juga ada kegiatan tes kesehatan,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jombang Hari Purnomo kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (10/7).
Ada beberapa tahapan sebelum seluruh siswa mengikuti kegiatan belajar dan mengajar.
”Karena tidak langsung kegiatan belajar mengajar, ini kami masih menunggu tim Kemensos. Hari-hari ini (kemarin) atau besok (hari ini) akan ada tim PIC (Person In Change) Kemensos mengawal pelaksanaan pembukaan SR (Sekolah Rakyat) di Jombang,” imbuh dia.
Mulai dari awal masuk, apa saja yang harus dilakukan. Bakal ada petunjuk lebih lanjut.
”Untuk reguler awal masuk mereka langsung MPLS (masa perkenalan lingkungan sekolah) untuk peserta didik baru, di SR juga akan seprti itu. Tetapi, tetap menunggu tim Kemensos dahulu,” ujar Hari.
Sejak aset atau barang milik daerah (BMD) SKB Mojoagung di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung dipinjampakaikan ke Kemensos untuk Sekolah Rakyat, nanti seluruh keperluan operasional diserahkan pemerintah pusat.
”Jadi begini, sejak dipinjampakaikan hari ini (kemarin) oleh pak Bupati, artinya pengelolaan operasional SR di Mojoagung diserahkan Kemensos yang notabene nanti penanggungjawabnya adalah kepala sekolah,” tutur dia.
Dengan begitu, tongkat estafet beralih, yakni Kemensos melalui kepala sekolah.
Baca Juga: Pemkab Jombang Tunggu Keputusan Pusat, soal Usulan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat
”Makanya beberapa hari menjelang tanggal 14 Juli ada tim PIC khusus yang mengawal teman-teman kepala sekolah,” kata Hari.
Untuk diketahui, persiapan Sekolah Rakyat di Jombang hampir final. Rekrutmen siswa telah rampung.
Tahap awal, hanya menerima sebanyak 100 siswa.
Mereka dibagi dalam empat rombel, yakni 2 rombel jenjang SMP dan 2 rombel jenjang SMA.
Selain itu, Kemensos telah menetapkan 17 guru yang akan ditugaskan mengajar di Sekolah Rakyat.
Mereka juga sudah diberikan sosialisasi serta pengenalan awal lingkungan Sekolah Rakyat.
Sesuai keputusan Kemensos, Sekolah Rakyat di Mojoagung akan dipimpin Andik Minarto selaku kepala Sekolah.
Sementara, untuk tenaga kependidikan meliputi wali asuh, wali asrama, TU, bendahara, operator sudah menjalani tes akan diumumkan dalam waktu dekat.
Selain itu, untuk tenaga satpam, juru masak, dan cleaning service hingga kini belum ada petunjuk lebih lanjut dari Kemensos.
”Insyaallah dalam beberapa hari ini. Karena 14 Juli akan dimulai serentak,” pungkasnya. (9/7). (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz