JombangBanget.id – Persiapan Sekolah Rakyat di Jombang hampir final.
Setelah renovasi gedung SKB Mojoagung rampung, kini Kemensos (Kementerian Sosial) telah menetapkan 17 guru yang akan ditugaskan mengajar di Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial Jombang Hari Purnomo mengatakan, kebutuhan guru untuk Sekolah Rakyat sudah ditentukan.
”Jadi sudah ditentukan oleh Kemensos. Total ada 17 orang,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (9/7).
Sesuai keputusan Kemensos, Sekolah Rakyat di Mojoagung akan dipimpin Andik Minarto selaku kepala Sekolah.
Kemudian, ada 17 guru mata pelajaran mulai Bimbingan Konseling, Biologi, Ekonomi, Fisika, Geografi, IPA, IPS, Kimia, Matematika, PPKN, Sejarah dan lain-lain.
”Guru sudah lengkap,” tambahnya.
Sebagai persiapan awal, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada guru-guru yang akan bertugas di Sekolah Rakyat.
Mereka juga diajak meninjau secara langsung masing-masing ruang yang ada Sekolah Rakyat.
”Tadi (9/7) sudah kita ajak ke sana (SKB Mojoagung),” papar dia.
Untuk tenaga kependidikan meliputi wali asuh, wali asrama, TU, bendahara, operator belum ditentukan. Hari menyebut, akan ditentukan dalam waktu dekat.
”Jadi mereka sudah tes namun belum pengumuman,’’ jelas dia.
Selain itu, untuk tenaga satpam, juru masak, dan cleaning service hingga kini belum ada petunjuk lebih lanjut dari Kemensos.
”Insyaallah dalam beberapa hari ini. Karena 14 Juli akan dimulai serentak,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kontrak kerja proyek pengerjaan Sekolah Rakyat tahap I di SKB Mojoagung berakhir, (8/7).
Seluruh item pekerjaan telah tuntas dikerjakan, tinggal menunggu kelengkapan sarana prasarana (sarpras) pendukung dari Kemensos.
Pantauan di lokasi, tampak renovasi gedung SKB Mojoagung telah selesai. Mulai kantor dan ruang pengasuh, ruang perpustakaan, musala, asrama putra dan putri, lab IPA, ruang kelas, dapur kotor, dapur bersih, ruang makan, ruang tunggu dan lain-lain telah rampung.
Termasuk sarpras, meja kursi, almari serta tempat tidur telah disiapkan.
”Jadi hari ini memang hari terakhir pengerjaan. Ini sudah rampung semua,” ujar Komang Arya, pengawas K3 Health, Safety, and Environment (HSE) kepada Jawa Pos Radar Jombang, Selasa (8/7). (ang)
Editor : Ainul Hafidz