Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kepala Sekolah Rakyat Jombang Sudah Ditunjuk, Sebelum Bekerja Harus Ikut Retret Dulu di Jakarta

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 3 Juli 2025 | 00:07 WIB
Ilustrasi guru dan siswa Sekolah Rakyat.
Ilustrasi guru dan siswa Sekolah Rakyat.

JombangBanget.id – Mendekati ajaran baru, sejumlah kepala Sekolah Rakyat di sejumlah daerah sudah ditunjuk.

Tak terkecuali di Kabupaten Jombang. Penunjukan kepala sekolah dilakukan langsung oleh pemerintah pusat.

”Kemarin SK (surat keputusan) penunjukan kepala sekolah sudah turun,” ujar Sekdakab Jombang Agus Purnomo saat dikonfirmasi, Selasa (1/7) kemarin.

Sosok yang ditunjuk menduduki jabatan kepala Sekolah Rakyat merupakan seorang guru dari SMKN 3 Jombang.

”Guru di SMKN 3 Jombang, pak Andik Winarto yang dipilih menjadi kepala sekolah,” terangnya.

Saat ini kepala Sekolah Rakyat yang ditunjuk pemerintah pusat menjalani retret di Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos RI di Jakarta.

”Jombang masuk retret gelombang dua,” tegasnya.

Sementara, terkait usulan calon guru dan tenaga kependidikan lainnya, hingga kini masih belum mendapat informasi dari pemerintah pusat.

”Kami sudah usulkan ratusan, tapi sampai sekarang belum ada informasi untuk calon guru dan tenaga kependidikannya,” bebernya.

Adapun calon peserta didik Sekolah Rakyat sudah klir. Dalam waktu dekat calon peserta didik akan menjalani tes kesehatan.

”Sebelum tanggal 14 nanti akan dilakukan tes kesehatan melalui dinas kesehatan untuk calon peserta didik Sekolah Rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi mengatakan, persiapan Sekolah Rakyat di Jombang sudah mencapai sekitar 95 persen.

Fasilitas gedung hampir tuntas dibangun. Sesuai rencana, kegiatan proses belajar mengajar dimulai secara serentak pada pertengahan Juli mendatang.

”Insya Allah kita kawal penuh. Kalau soal persiapan secara keseluruhan 95 persen sudah selesai,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (30/6).

Saat ini rekrutmen siswa Sekolah Rakyat telah rampung. Pada tahap awal, Sekolah Rakyat di Jombang hanya menerima sebanyak 100 siswa.

Mereka dibagi dalam empat rombel, yakni 2 rombel jenjang SMP dan 2 rombel jenjang SMA. ”Ya, SMP dan SMA dulu,’’ tambahnya.

Terkait pemenuhan tenaga guru dan kependidikan lainnya, pemkab sudah mengusulkan sedikitnya 191 nama kepada pemerintah pusat.

Meliputi 100 orang tenaga kependidikan dan 91 tenaga pendidik atau guru.

Kegiatan pembelajaran siswa Sekolah Rakyat sementara akan menempati SKB Mojoagung.

Pemerintah sudah merenovasi bangunan dan melengkapi fasilitas mulai dari asrama putra, asrama putri, ruang kelas, ruang guru, ruang rapat hingga toilet.

Saat ini pembangunan sudah hampir tuntas dan secepatnya bisa ditempati. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat  menerapkan boarding school.

”Jadi siswa sudah disiapkan asrama, dan semuanya gratis,” tegasnya.

Sesuai rencana, kegiatan pembelajaran siswa Sekolah Rakyat akan akan dimulai pada pertengahan Juli mendatang.

”Ya, nanti akan dibuka bersamaan dengan sekolah umum 14 Juli,” pungkasnya. (yan/naz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#Kepala Sekolah Rakyat #Jombang #Retret #Jakarta