JombangBanget.id – Sebanyak 18 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) baru dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim ditempatkan di Kabupaten Jombang.
14 PPPK baru di antaranya merupakan guru yang ditempatkan di sejumlah SMA dan SMK Negeri.
’’Untuk PPPK ini semuanya lengkap, tidak ada formasi yang tidak terisi,’’ kata Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, kemarin.
Seluruh guru yang ditempatkan di Kabupaten Jombang sebelumnya juga mengajar di Jombang.
Rinciannya, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), guru pendidikan khusus, guru agama Kristen, guru desain pemodelan dan informasi bangunan.
Guru teknik geospasial, guru BK, serta guru manajemen perkantoran dan layanan bisnis.
Satu guru ditempatkan di SMAN 2 Jombang.
Satu guru di SMAN 3 Jombang.
Satu guru di SMAN Mojoagung.
Satu guru di SMAN Kudu.
Satu guru di SLBN Balongsari.
Satu guru di SMAN 1 Jombang.
Satu guru di SMAN Bareng. Satu guru di SMAN Jogoroto.
Tiga guru di SMKN 3 Jombang.
Satu guru di SMKN Gudo.
Satu guru di SMKN Kabuh.
Serta satu guru di SMKN Mojoagung.
Sedangkan empat tenaga teknis ditempatkan di kantor Cabdindik Jombang.
’’Satu tenaga teknis sebelumnya dari Cabdin Kediri, tiga yang lain dari SMAN 1 Jombang, SMAN Mojoagung dan SMAN 2 Jombang,’’ jelasnya.
Seluruh guru dan tenaga teknis yang ditempatkan di Jombang mulai bertugas per 1 Juli 2025. ’’Hari ini ada penghadapan yang dilakukan secara zoom,’’ ungkapnya.
Sebelumnya juga ada enam CPNS baru yang ditugaskan di SMAN-SMKN di Kabupaten Jombang. Seluruhnya bukan guru melaikan pranata laboratorium pendidikan.
Satu dari lima CPNS itu ditempatkan di kantor cabang dinas pendidikan wilayah Kabupaten Jombang pada bagian tata usaha.
Sementara lima lainnya bertugas di SMAN 3 Jombang, SMAN bareng, SMAN Kabuh, SMKN Kudu dan SMKN Wonosalam.
’’Empat dari enam itu warga Jombang. Satu dari Mojokerto di SMKN Kudu. Satu dari Kediri di di SMAN Bareng,’’ ungkapnya. (wen/jif/riz)
Editor : Ainul Hafidz