JombangBanget.id – Renovasi gedung Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jombang hampir rampung.
Pengerjaan renovasi beberapa bangunan utama telah rampung.
Pembangunan ditarget tuntas 8 Juli.
’’Saat ini fokus pada instalasi listrik, pemasangan perpipaan dan menuntaskan pembangunan tambahan toilet untuk siswa,’’ kata Adang Nurcahyo, pelaksana proyek (27/6).
Gedung utama seperti asrama putra, asrama putri, ruang rapat guru, ruang kelas hingga pavingisasi halaman depan telah rampung.
Hanya saja, saat ini belum semua mebeler datang.
Sesuai masa kontrak, renovasi Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung berakhir pada 8 Juli. Namun, ia optimistis pengerjaan akan diselesaikan sebelum batas deadline berakhir.
’’Kita usahakan bisa selesai sebelum kontrak selesai,’’ terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Jombang, Hari Purnomo, mengatakan, dari hasil peninjauan yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekolah Rakyat di Jombang bakal dimulai 14 Juli bersama 19 kabupaten/kota di Jawa Timur.
’’Sesuai yang disampaikan gubernur, akan dimulai 14 Juli. Sebab, Jombang menjadi prioritas utama,’’ katanya.
Soal seleksi siswa, Pemkab Jombang telah menetapkan SK Bupati Jombang Nomor 100.3.3.2/230/415.10.1.3/2025.
Jombang hanya akan memulai empat rombongan belajar (rombel), dua SMP dan dua SMA.
Sedangkan, untuk jenjang SD belum dibuka. ’’Nanti masing-masing 25 siswa per rombel,’’ paparnya.
Usulan sumberdaya manusia (SDM) untuk sekolah rakyat di Jombang belum ada balasan dari pusat.
’’Kami sudah mengirim usulan 100 ASN yang kita ambil dari PPPK paruh waktu. Kementerian Sosial sampai sekarang belum memberikan informasi teknis tindak lanjutnya,’’ tambahnya.
SDM yang diusulkan itu, di antaranya untuk tenaga administrasi, mulai dari operator, bendahara hingga TU.
Juga wali asuh, wali asrama, tenaga keamanan hingga tenaga kebersihan dan juru masak.
’’Jika yang kami usulkan itu di bawah kebutuhan, kemungkinan besar bisa diterima. Tetapi tetap nanti masih ada seleksi lagi,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz