JombangBanget.id - Sebanyak 246 pagu SMP negeri (SMPN) di Jombang belum terisi dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang ditutup Selasa (24/6).
Kekosongan bakal diisi melalui tahap pemenuhan pagu pada 3 Juli.
’’Seluruh jalur nanti kami buka kembali pada 3 Juli. Hanya satu hari saja,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Pagu yang tersisa tersebar di sejumlah sekolah.
SMPN 2 Bareng kekurangan 16 siswa.
SMPN 3 Kabuh kurang 32 siswa. SMPN 1 Megaluh kurang 46 siswa.
SMPN 2 Megaluh kurang 15 siswa. SMPN 2 Perak kurang 16 siswa. SMPN 3 Plandaan kurang 18 siswa.
SMPN 2 Plandaan kurang 17 siswa. SMPN 1 Plandaan kurang 30 siswa. SMPN 2 Wonosalam kurang 39 siswa.
17 pagu yang kosong lainnya tersebar di sejumlah sekolah lain.
’’Yang lain hanya kurang satu hingga dua. Yang saya sebutkan itu yang kekurangannya agak banyak,’’ jelasnya.
Mayoritas yang terisi penuh hanya jalur domisili jarak. Pagu dibuka 2.323 namun terisi 4.604 siswa.
’’Jumlahnya lebih banyak karena lebihan pagu yang tidak terisi seluruhnya dialihkan ke domisili jarak,’’ terangnya.
Sementara jalur domisili sebaran buka pagu 2.068 yang terisi 1.184 siswa.
Jalur afirmasi yang dibuka 1.918 siswa terisi 1.846 siswa. 184 jalur anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak terisi sama sekali. Jalur mutasi dengan pagu 528 terisi 84.
Jalur prestasi pagu 3.733 terisi 2.788 siswa.
’’Dari pagu 10.752 yang kami buka, terisi 10.506. Kekurangan 246 siswa masih kita buka di pemenuhan pagu,’’ tambahnya.
Jumlah pagu yang tidak terisi namun tidak banyak bakal dimusyawarahkan ulang. Apakah dibuka kembali atau tidak.
’’Yang pasti dibuka SPMB pemenuhan pagu untuk sembilan sekolah yang kurangnya agak banyak itu,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz