JombangBanget.id – Sistem penerimaan murid baru (SPMB) SD negeri (SDN) di Jombang secara online ditutup Senin (30/6) pukul 15.00 WIB.
Sekolah yang pagunya belum terpenuhi dapat menerima siswa baru sampai 10 Juli.
’’Jika pagu belum penuh, fleksibel saja, kita kasih perpanjangan, maksimal sampai 10 Juli,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma.
Perpanjangan waktu pendaftaran tidak melalui online, namun bisa dilakukan offline.
Meski sekarang sudah dilakukan pendaftaran dengan sistem online, banyak siswa yang datang langsung ke sekolah untuk dibantu pendaftaran oleh operator sekolah.
’’Online-nya langsung ke sekolah, nanti dibantu operator sekolah,’’ terangnya.
Tapi jika pagunya sudah penuh, tidak boleh lagi menerima siswa lebih dari pagu yang telah ditetapkan.
’’Kalau yang daftar jumlahnya sesuai pagu, tidak boleh nerima lagi,’’ ungkapnya.
Tahun ini, pagu tiap kelas bisa diisi maksimal 40 siswa.
’’Semua pagu berdasarkan pengajuan dari sekolah, yang menyetujui penambahan pagu bukan dinas tapi kementerian. Melalui Dinas Pendidikan diajukan manual, direkap oleh dinas, lalu dikirim ke kementerian,’’ urainya.
Kuota setiap jalur juga berbeda. Domisili tahun ini 80 persen, lalu afirmasi 15 persen. Sedangkan jalur mutasi 5 persen.
Baca Juga: Waduh, Hari Pertama SPMB SMP Server Lemot, Begini Penjelasan Dinas P dan K Jombang
Seleksi dilakukan berdasarkan usia dan jarak. Usia menyumbang nilai 60 persen sedangkan jarak memiliki bobot nilai 40 persen. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz