JombangBanget.id – Usai mengantongi rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemendagri, Pemkab Jombang segera menindaklanjuti pengisian jabatan ratusan kepala sekolah mulai tingkat TK, SD, dan SMP lowong.
Dalam waktu dekat dilakukan pelantikan.
Plh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Anwar mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti intruksi Bupati Warsubi terkait rencana pelantikan jabatan kepala sekolah lowong.
”Ya Insya Allah dalam waktu dekat. Namun kapan pastinya, kita menunggu instruksi Abah Bupati,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (17/6).
Anwar menambahkan, pihaknya baru saja menerima data calon nama-nama kepala sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang.
Saat ini, BKPSDM telah memproses data tersebut untuk selanjutnya di-SK-kan.
”Data tersebut baru masuk ke kita, saat ini kita proses,’’ jelas dia.
Disinggung soal berapa jumlah kepala sekolah yang akan dilantik, Anwar belum bisa menyebut karena data tersebut selanjutnya akan disodorkan kepada bupati untuk ditandatangani.
”Ya, nanti yang tanda tangan SK-nya adalah Abah Bupati,’’ papar dia.
Selain melakukan pengisian jabatan kepala sekolah kosong, tidak menutup kemungkinan bupati juga akan melakukan mutasi jabatan kepala sekolah.
”Yang jelas nanti kita tunggu instruksi Abah Bupati,’’ pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jombang gerak cepat menindaklanjuti kekosongan 106 kepala sekolah.
Pemkab mengajukan izin melakukan pengisian jabatan kepala sekolah kosong ke BKN dan Kemendagri.
Sebanyak 106 kursi kepala sekolah yang kosong tersebar mulai jenjang TK, SD, dan SMP. Rinciannya, 8 kepala SMP negeri, 7 kepala TK negeri, dan 91 kepala SD negeri.
Sekdakab Jombang Agus Purnomo mengatakan, sesuai instruksi Bupati Warsubi, pihaknya melakukan jemput bola ke Kemendagri.
”Ya kita ke Jakarta, sesuai instruksi Abah Bupati. Dan Insya Allah rekom (BKN dan Kemendagri) sudah klir,” ujarnya (17/6).
Sebelumnya pemkab sudah mengajukan mulai pengusulan ke sistem pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) hingga sistem E-Mutasi di BKN.
”Insya Allah sesuai rencana sudah klir, tinggal kita laporkan dulu ke Abah Bupati,’’ jelas dia.
Secepatnya, lanjut dia, pemkab akan menggelar pelantikan untuk pengisian jabatan kepala sekolah kosong.
Ia mengatakan, pada tahap ini yang diprioritaskan adalah kepala sekolah karena berdekatan dengan tahun ajaran baru.
”Ya, kepala sekolah dulu,’’ papar dia. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz