MINGGU (20/4) di rumah saya Dusun Dempok, Desa Grogol, Diwek, melalui WA, Ustadah Lintang Nanda Hidayah, selaku guru Aqidah Akhlak MTsN 9 Jombang menyarankan membuat artikel bertema insecure pada remaja.
’’Insecure merupakan perasaan tidak aman, kurang percaya diri, dan cemas,’’ tuturnya.
Di kalangan remaja Indonesia, insecure memiliki dampak yang luas terhadap kesehatan mental dan sosial.
Menurut data, lebih dari 50 persen remaja berusia 17-20 tahun di Indonesia pernah merasakan insecure.
Remaja yang mengalamin kondisi ini bisa saja mengalami perasaan putus asa, rendah diri sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya depresi.
Juga bisa menyebabkan performa akademik yang menurun, pengembangan diri yang terhambat, serta citra diri yang negatif.
Untuk mengatasi insecure, kita hanya butuh mengenali diri, mengubah pikiran negatif, berhenti membandingkan, menerima diri apa adanya, membangun percaya diri, merawat diri, dan mencari dukungan.
Insecure sangat berbahaya bagi perkembangan remaja, sehingga penting untuk ditangani.
Oleh Yazmin Shofia Allifni, Kelas 7H MTsN 9 di Tanjunganom, Diwek, Jombang
Editor : Ainul Hafidz