Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Student Journalism: Pengorbanan Ibu

Ainul Hafidz • Selasa, 20 Mei 2025 | 17:04 WIB
Faqiha Fashihatun Nisa, Kelas 5 Laksamana Chengho SDI Tebuireng Ir Soedigno di Kecamatan Kesamben, Jombang
Faqiha Fashihatun Nisa, Kelas 5 Laksamana Chengho SDI Tebuireng Ir Soedigno di Kecamatan Kesamben, Jombang

RABU (14/5) di SD Islam Tebuireng Ir Soedigno, Kecamatan Kesamben, Ustadah Umi Lailatussyifa' Farida faradila, menjelaskan pengorbanan seorang ibu.

’’Ibu rela bertaruh nyawa demi melahirkan anaknya,’’ tuturnya.

Ibu rela mengandung selama sembilan bulan demi anaknya. Juga rela menyusui anaknya. Ketika sakit seorang ibu tidak pernah mengeluh.

’’Bilanglah kepada ibu kalian; ’’Aku sayang ibu.’’ Sebelum ia meninggal. Jangan gengsi atau malu, penyesalan ada di akhir,’’ pesannya.

Ibu sosok wanita yang sangat mulia dalam hidup kita. Ibu sosok yang sangat berharga.

Ibu menggeluarkan tiga air. Yaitu air ketuban, air susu, dan air keringat untuk melahirkan kita.

Beratnya pengorbanan ibu digambarkan dalam QS Al Ahqaf 15.

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula).

Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.

Juga dalam QS Luqman 14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Oleh Faqiha Fashihatun Nisa, Kelas 5 Laksamana Chengho SDI Tebuireng Ir Soedigno di Kecamatan Kesamben, Jombang

Editor : Ainul Hafidz
#Tebuireng #sdi #siswa #pengorbanan ibu #Jombang #Student Journalism