JombangBanget.id – Puluhan karateka Jombang turun dalam kejuaraan terbuka Piala Danbrigif 16 Wira Yudha di GOR Jayabaya Kota Kediri, Sabtu-Minggu (12-13/4).
Mereka tidak mematok target juara umum pada kejuaraan kali ini.
’’Fokus penambahan jam terbang saja, karena yang ikut banyak atlet baru,’’ kata Aditya Harja Nenggar, pelatih JKC yang memberangkatkan 17 atlet.
Sebab banyak atlet baru ikut Kejurprov Forki di Malang (5-7/4).
Warrior Karate Club menurunkan 28 karateka yang mayoritas juga atlet baru.
’’Yang senior sedikit, banyak yang atlet baru,’’ kata Ketua Warrior Karate Club, Benny Gunawan.
Untuk mempersiapkan kejuaraan tersebut, karateka telah menjalani pembinaan setiap hari.
Setelah libur Lebaran, latihan sudah kembali aktif dilaksanakan empat kali sepekan.
Benny optimistis klubnya dapat menduduki peringkat 10 besar pada event kali ini. ’’Target kita bisa masuk 10 besar,’’ ucapnya.
Sedangkan dari Dojo Satria Jombang, hanya ada satu atlet yang ikut kejuaraan di Kota Kediri. Atas nama Dafa Azriel yang turun di kata (seni) perorangan U-21.
’’Habis ikut kejurprov, habis Lebaran juga, belum bisa mengirim banyak atlet. Beberapa atlet ada yang gabung dengan klub-klub lain,’’ kata Ketua Dojo Satria Jombang, Nurhayati.
Baca Juga: Jombang Bakal Kirim Karateka Lebih Banyak di Kejurprov Forki Jatim
Ketua Harian Forki Jombang, Kwat Prayitno, berharap karareka menunjukkan performa terbaik pada kejuaraan tersebut.
’’Sanggup mempertinggi prestasi merupakan salah satu dari lima sumpah karate yang selalu diucapkan karateka sebelum dan sesudah latihan. Spirit ini harus selalu dibawa dalam setiap kejuaraan,’’ pesannya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz