JombangBanget.id – Sejumlah siswa jenjang SMA dan SMK di Jombang mengantongi golden ticket di perguruan tinggi negeri (PTN) tempatnya mendaftar.
Namun, kepastian mereka diterima menunggu pengumuman resmi Seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) Selasa (18/3) mendatang.
Data yang dihimpun, beberapa siswa yang telah mendapatkan kandidat penerima golden ticket di PTN yaitu tiga siswa SMAN 2 Jombang, satu siswa SMAN 3 Jombang.
Satu siswa SMAN Kabuh, dua siswa SMA Darul Ulum 1 Unggulan Peterongan, satu siswa SMA A Wahid Hadyim Tebuireng, satu siswa SMA Misykat Al Anwar Diwek.
”Belum semua lapor ke kami, saat ini masih ada sekitar sembilan siswa,” kata Kasi SMA dan PKLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Menurutnya, data itu masuk ke masing-masing siswa. Sehingga Cabdindik Jombang tidak dapat melakukan pendataan jika sekolah belum melaporkan.
”Semuanya masuk ke data siswa, siswa lapor ke BK, atau ke kepala sekolah, baru biasanya kami dapat laporan dari kepala sekolah. Sehingga data itu masih dapat terus bertambah,” jelasnya.
Salah satu siswa yang diterima di PTN yaitu mantan Ketua OSIS SMKN Kabuh Isnaini Roro A. Ia menjadi kandidat penerima golden ticket pada prodi S1 Kimia di Universitas Airlangga.
Kepala SMKN Kabuh Mokhammad Yasin membenarkan, siswanya baru dinyatakan sebagai kandidat. Pengumuman kelulusan secara resmi bakal diumumkan pada Selasa (18/3).
”Kandidat penerima golden ticket karena siswanya memang berprestasi, tapi belum dinyatakan diterima, nanti pengumuman jadi satu dengan pengumuman SNBP,” kata Yasin.
Sementara itu, Hasan Nurtanto, guru BK SMAN 2 Jombang mengatakan jika ada tiga siswa SMAN 2 Jombang yang melaporkan jadi kandidat penerima golden ticket.
”Yang laporan baru tiga. Masing-masing fakultas kedokteran dan fakultas kedokteran gigi Unair serta satunya di UPN Veteran Jatim,” jelasnya.
Menurut Hasan, penilaian golden ticket menggunakan data prestasi tambahan di luar nilai akademik.
Kemungkinan diterima memang masih belum pasti, hanya saja potensi diterima mencapai lebih dari 90 persen jika dinyatakan telah menerima golden ticket.
”Karena data SNBP nasional dan data golden ticket itu nanti sinkron, belum 100 persen lolos ya, masih menunggu pengumuman SNBP 18 maret nanti,” jelasnya.
Tiga siswa dari SMAN 2 Jombang juga bisa bertambah, sebab pengumuman dapat golden ticket diterima oleh masing-masing siswa.
Hasan baru mengetahui jika siswa laporan kepadanya. ”Sementara baru tiga yang lapor,” pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Ainul Hafidz