Senin(17/2) malam kala khataman kitab Adabul Alim wal Mutaalim karya KH M Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfud selaku pengasuh menjelaskan tentang pentingnya menghormati kitab.
’’Agar ilmu manfaat dan berkah, kita harus memuliakan ilmu. Salah satu bentuk memuliakan ilmu yakni memuliakan kitab,’’ tuturnya.
Salah satu cara memuliakan kitab, dengan menempatkan kitab di tempat yang baik. Jangan sampai diletakkan di lantai.
’’Seharusnya kitab itu diletakkan di rak lemari paling atas,’’ tuturnya.
Jika ditumpuk, paling atas yakni Alquran. Bawahnya kitab hadis. Bawahnya lagi kitab fikih.
Termasuk menghormati kitab yakni tidak memegang kitab kecuali dalam keadaan punya wudu.
Kebiasaan mencium kitab setelah dipakai belajar itu juga termasuk memuliakan kitab.
Menghormati kitab sama dengan menghormati pencipta kitab. Jika kita tidak menghormati kitab, maka sama saja dengan menghinakan ilmu.
Ilmu seharusnya berada diatas karena dengan ilmu kita dimuliakan oleh Allah SWT.
Jika ilmu diletakkan di bawah maka sama saja dengan menghina Gusti Allah SWT. Hal ini membuat ilmu tidak manfaat dan barokah.
Oleh M Harisun Naf’i, kelas 9-F SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz