JombangBanget.id – Kisruh gagalnya ratusan siswa mandaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 di sejumlah daerah sudah diantisipasi lembaga sekolah di Jombang.
Salah satunya SMAN Mojoagung.
Dari total 124 siswa eligible (memenuhi syarat mendaftar SNBP) dari SMAN Mojoagung seluruhnya sudah mendaftar.
”Semuanya sudah mendaftar, jadi tinggal menunggu hasil,” kata Fajar Indra Kurniawan, guru TIK SMAN Mojoagung, yang bertugas mendampingi siswa dalam melakukan pendaftaran.
Fajar menerangkan, agar proses mendaftar berjalan lancar, pihaknya sengaja memilih waktu yang tepat.
Seperti ratusan siswa SMAN Mojoagung kemarin memilih hari ketiga setelah dibuka pendaftaran.
”Kemarin kita pilih hari ketiga setelah pendaftaran SNBP dibuka,” bebernya.
Menurutnya, pemilihan waktu biasanya mempengaruhi kelancaran saat mendaftar.
Lebih awal lebih aman dibandingkan mendaftar di akhir. Sebab, di awal biasanya sistem relatif lancar.
Sedangkan menjelang penutupan, biasanya sistem lebih sering bermasalah. Pendaftaran SNBP ditutup pada 18 Februari.
”Karena banyak yang pilih daftar di akhir, jadi banyak kendala biasanya sistemnya, jadi kepada siswa kalau pilihan sudah mantab kami sarankan untuk daftar lebih awal,” katanya.
Baca Juga: Jumlah Siswa SMA Negeri di Jombang Lolos SNBP Turun, Ini Kata Para Kepala Sekolah
Itu dilakukan karena dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, siswa yang memilih mendaftar menjelang penutupan sistem rawan eror.
Begitu pula dengan pengisian PDSS yang dilakukan sekolah, biasanya lebih lancar di awal-awal dibuka.
”Menjelang akhir itu biasanya rawan eror, karena banyak yang berebutan di waktu-waktu akhir,” katanya.
Diterimanya siswa di perguruan tinggi negeri juga ditentukan oleh jumlah alumni yang ada di perguruan tinggi tersebut.
Fajar memberikan contoh di Universitas Airlangga, biasanya diperingatkan hanya peringkat 1 dan 2 siswa eligible yang bisa mendaftar ke sana.
”Indeks sekolah sangat berpengaruh, jumlah alumni di sana, nilai dan prestasi alumni di sana, termasuk hasil seleksi SNBT itu juga sangat berpengaruh,” katanya.
Sementara, pendaftaran SNBP di SMAN 2 Jombang, juga tidak ada kendala yang dialami siswa.
Hanya ada beberapa siswa yang masih bimbang dengan prodi yang akan diambil di PTN-nya.
”Alhamdulillah belum ada kendala, cuma memang ada beberapa siswa yang masih bimbang dengan rencana pilihan prodi di PTN-nya,” kata Hasan, guru BK SMAN 2 Jombang.
Ia minta siswa juga segera mendaftar, setelah mendaftar, siswa harus mengisi link Google form pelaporan hasil SNBP.
”Sejauh ini masih lancar, nanti kalau Senin belum daftar bari kita panggil,” katanya.
Tidak hanya memastikan pendaftaran SNBP, guru BK juga mengawasi siswa yang belum membuat akun SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru).
”Dari 345 siswa, hanya satu yang belum bikin, karena ada kendala HP yang digunakan tidak terkoneksi langsung ke Gmail, dia mau daftar SNBT,” katanya.
Meski siswa berencana mendaftar ke kedinasan atau melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi swasta, semua diminta untuk mendaftar akun SNPMB.
”Lebih baik tetap bikin meski nanti gak terpakai,” pungkasnya. Registrasi akun SNPMB siswa juga ditutup pada 18 Februari. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz