JombangBanget.id – Gerakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat di Kabupaten Jombang mulai dilaksanakan awal tahun 2025.
Atau mulai awal pembelajaran semester genap.
Sebelum masuk kelas, siswa terlebih dahulu melakukan senam pagi bersama-sama.
’’Memang sudah mulai diterapkan di Jombang, kami juga sudah sosialisasikan dengan surat edaran,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Tujuh kebiasaan baik tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bersama Mendikdasmen, Mendagri, dan Menteri agama nomor 1 tahun 2025, tentang penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan di satuan pendidikan.
Tujuh pembiasaan tersebut, bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
Wor Windari mengatakan, penerapan tujuh pembiasaan tersebut harus dengan penuh kesadaran, bermakna dan menggembirakan.
’’Sesuai dengan yang diamanatkan dalam Surat Edaran Bersama tiga menteri tersebut,’’ ucapnya.
Dalam SEB 3 menteri disebutkan, senam pagi bisa dilakukan minimal dua kali dalam seminggu.
Harapannya, dengan senam pagi, dapat meningkatkan kebugaran fisik, agar siswa siap belajar dengan energi yang positif.
’’Untuk senam Indonesia hebat ini, guru harus belajar terlebih dahulu. Baru kemudian diajarkan siswa. Dilaksanakan pagi sebelum pembelajaran dalam kelas, tidak lama kok hanya 10 menit,’’ jelasnya.
Sementara itu, di SMPN 2 Ngoro, kegiatan pembiasaan senam sudah dilakukan tiga sampai empat kali dalam seminggu dan dilaksanakan bergiliran. Senin kegiatan pagi hanya upacara bendera.
Selasa senam kelas 7. Rabu senam kelas 8 dan Kamis senam kelas 9. Sementara hari Jumat menyesuaikan momen.
’’Karena ada jumat berkah, Jumat agamis, Jumat bersih dan Jumat sehat, jadi menyesuaikan,’’ kata Kepala SMPN 2 Ngoro, Wiwik Astutik.
Tidak hanya siswa, senam juga diikuti oleh guru-guru di SMPN 2 Ngoro.
Harapannya, aktivitas fisik di pagi hari tidak hanya membawa dampak semangat belajar kepada siswa, tapi juga kepada guru yang mengajar. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz