Selasa (22/10) di kelas 11 Akuntansi 2 SMK Unggulan NU Mojoagung, guru kejuruan, Evitha, menjelaskan tentang Hari Santri Nasional.
’’Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober, mengenang resolusi jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945,’’ tuturnya.
Para siswa SMK Unggulan NU Mojoagung memperingati hari santri karena siswa juga sekaligus santri. SMK Unggulan NU merupakan SMK berbasis pesantren.
Banyak tradisi pesantren yang dilaksanakan di SMK Unggulan NU. Seperti menyanyikan lagu Yalal Waton tiap pagi.
Dilanjutkan salat Duha berjamaah, baca asmaul husna, istighotsah dan Quran Surat Yasin.
Sebelum pulang, siswa juga diharuskan salat Duhur berjamaah kemudian membaca asmaul husna.
Tiga bulan sekali dilaksanakan mujahadah bersama seluruh siswa, wali murid dan guru.
Di sini juga ada beasiswa sekolah gratis bagi siswa yang tinggal di pondok pesantren sekolah.
Sanksi yang diberikan juga kental religi. Siswa yang tidak masuk tanpa alasan yang jelas, diharuskan menulis Quran Surat Yasin.
Oleh Keysa Dewi Ratnasari, kelas 11 Akuntansi 2 SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz